SCARY GIRL
CHAPTER 3
Author : Kim
Ni Na
Cast :
Krystal f(x) (Ji Ah), Lee Kiseop (Ji Kwang)
Genre :
Action, school life
Rating : 15+
****
Ji Kwang
terbangun dari tidurnya. Ia melirik jam dinding. Pukul 07.00. Ji Kwang langsung
bangkit dan menuju ke kamar mandi. Sekolahnya sebentar lagi akan bel. Tepat
pukul 07.15. baru 30 detik, ia sudah keluar dari kamar mandi. Biasanya ia mandi
30 menit. Tetapi, khusus dihari ini ia mandi hanya 30 detik.
Ia langsung
memakai baju seragam sekolahnya. Setelah rapi, ya tak terlalu rapi, ia
mengambil tas dan langsung melesat ke sekolah. Ia harus menunggu bus datang
lagi. Butuh waktu setengah jam ke sekolahnya.
35 menit
kemudian, ia sampai tepat di depan gerbang sekolahnya yang sudah ditutup. Tanpa
pikir panjang, ia melompat dan memanjati pagar itu. Suara kaki nya yang baru
mendarat di tanah membuat satpam sekolah menoleh. Ji Kwang tersenyum aneh
kearah satpam lalu berlari ke kelasnya.
Setelah
berlari larian naik tangga dari lantai 1 , akhirnya ia tiba di lantai 4. Seperti
yang sudah dibilang. Tangga lantai 4 ke kelasnya lumayan jauh. Ji Kwang
melewati toilet laki laki dengan terburu terburu. Tetapi, tiba di toilet
wanita, ia mengerem langkahnya tiba tiba
“Omo! Kau
mengagetkanku” ucap Ji Kwang sambil mngelus dadanya. Ia menatap Ji Ah
“Kau
terlambat juga?” Tanya Ji Kwang
Ji Ah hanya
menatap datar Ji Kwang. Ia memilih mengabaikan Ji Kwang dan pergi duluan ke
kelas. Ji Kwang mengikuti langkah Ji Ah. Mereka sampai di kelas secara
bersamaan. Guru Lee berhenti menjelaskan dan sekarang ia menatap tajam kearah
Ji Ah dan Ji Kwang.
“Jweisonghamnida,
saem” Ji Kwang membungkuk sambil berjalan ke bangkunya
“Park Ji
Kwang!!” Guru Lee setengah berteriak
Ji Kwang
berhenti dan menoleh kearah guru Lee
“Berdiri di
depan! Kim Ji Ah, kau juga!” guru Lee menatap tajam kearah Ji Ah dan Ji Kwang.
Ji Kwang
menatap Ji Ah “Saem, hukuman Ji Ah berikan padaku saja” ucap Ji Kwang dengan
keras
Semuanya
menatap aneh Ji Kwang, bahkan Ji Ah
“Wae? Kenapa
begitu?” bahkan Guru Lee juga bingung
“Ahh
keugeu.. “
“Gomawo” Ji
Ah memutuskan omongan Ji Kwang dan mengucapkan terima kasih lalu duduk di
bangkunya.
“Baik,
berdiri di sini selama 2 les pelajaran” Guru Lee kembali menjelaskan dan Ji
Kwang berdiri di samping papan tulis
****
Ji Ah duduk
di bangku kosong sambil membawa nampan berisi makan siangnya. Ia memakan dengan
perlahan. Tak lama kemudian, seperti kemarin. Ji Kwang datang dan menaruh
nampan nya di hadapan Ji Ah. Ia datang dengan senyum konyolnya dan duduk di
hadapan Ji Ah. Setelah menyapa Ji Ah, ia langsung menyantap makan siangnya.
Ji Ah hanya
pasrah dan kembali melanjutkan makannya. Namun, tiba tiba ia berhenti makan, ia
teringat sesuatu. Ia menatap Ji Kwang yang sedang makan dengan lahap.
“Mengapa kau
begitu baik denganku?” Ji Ah bertanya dengan suara pelan. Namun tetap terdengar
oleh Ji Kwang
Ia berhenti
makan dan menatap Ji Ah. Ia tersenyum “Karena kau….” Senyum Ji Kwang pudar, ia
tak tahu harus menjawab apa “Aku hanya meringankan bebanmu saja”Ji Kwang
tersenyum kecut lalu melanjutkan makan
“Aku sudah
siap. Aku duluan” Ji Kwang meletakkan sumpit dan sendoknya di atas meja dan
pergi meninggalkan Ji Ah.
Ji Ah
menatap punggung Ji Kwang. Ia agak bingung dengan jawaban Ji Kwang. Dan agak
heran juga melihat perubahan sikap Ji Kwang. Ia mengangkat bahu dan memakan
makanannya lagi.
Disaat
sedang makan, tiba tiba nya matanya menangkap sosok lelaki yang seang datang
kearahnya. Dan benar, lelaki itu duduk di hadapannya sekarang. Ji Ah mendongak
dan menatap datar lelaki itu.
“Kau…. Apa
kau ada hubungan sesuatu dengan Ji Kwang?” pertanyaan yang tak masuk akal
menurut Ji Ah. Kevin, menanyakan pertanyaan yang konyol. Ia baru kenal dengan
Ji Kwang seminggu yang lalu, mana mungkin sudah memiliki hubungan sesuatu
dengan Ji Kwang.
Ji Ah hanya
menggeleng dan meninggalkan tempat itu.
****
Ji Ah masuk
ke kelas setelah dari kantin. Ia melihat Ji Kwang yang sedang tiduran ambil
melihat layar ponselnya. Ia duduk di depan nya. Sebenarnya, ia penasaran dengan
apa yang dilihat Ji Kwang, tetapi ia tak mau memperdulikannya. Ji Kwang bangun
dan mencolek bahu Ji Ah. Ji Ah tersentak dan menoleh ke belakang.
“Apa kau
mempunyai masa lalu?” pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Ji Kwang.
Ia sendiri kaget mengapa ia bisa mengeluarkan pertanyaan seperti itu. Ia yakin,
Ji Ah pasti merasa tersinggung dengan pertanyaan itu
Sebenarnya,
dari kemarin Ji Kwang ingin menanyakan pertanyaan itu. Ia ingin tahu, apakah Ji
Ah masih ingat dengan anak kecil yang selalu menemaninya dulu. Ia ingin tahu.
Tetapi, ia takut menyinggung perasaan Ji Ah dan ia takut kalau Ji Ah teringat
lagi dengan orang tuanya. Ia tak mau melihat Ji Ah menangis lagi.
Ji Ah tampak
terkejut memang mendengar pertanyaan itu, tetapi ia memilih untuk tidak
menjawab. Ia kembali menatap ke depan dan melihat kedatangan Kevin yang baru
masuk kelas. Kevin menatap Ji Ah dan Ji Kwang dengan penuh arti. Ji Ah
mengabaikannya, tetapi Ji Kwang balas menatap bingung kearahnya.
“Mwonde?” Ji
Kwang bertanya tanpa suara kepada Kevin. Kevin hanya mengangkat bahu.
Ji Kwang
menghampiri Kevin “Apa arti dari tatapanmu?” Tanya Ji Kwang
“Dugaanku
benar” jawab Kevin dengan singkat. Semakin membuat Ji Kwang tak mengerti
“Maksudmu?”
“Kalian
benar benar mempunyai hubungan kan?” Kevin mengarahkan mulutnya kearah Ji Ah.
Ji Kwang mengikuti arah mulut Kevin
“Eyh.. maldu
andwae! Sudah kubilang, itu tidak seperti yang kau pikirkan!” Ji Kwang memukul
pelan kepala Kevin.
Kevin
menatap sengit Ji Kwang. Ji Kwang juga menatap tak kalah sengit kearah Kevin.
“Neo
chugonde (kau akan mati)” ucap Kevin tanpa suara. Ji Kwang hanya tetawa
meremehkan lalu meleletkan lidahnya. Hal itu semakin membuat Kevin geram.
****
Bel pulang
sekolah berbunyi. Salah satu teman sekelas Ji Kwang. Lee min ah, cewek ramah
yang sangat ceria tiba tiba mendatangi Ji Ah.
“Ji Ah-ssi,
apa kau mau ikut denganku?” Tanya Min Ahdengan senyuman manis
“Eoddie?” Ji
Ah bertanya singkat sambil merapikan buku bukunya
“Aku ingin
menonton, tapi aku tak mempunyai teman. Aku ingin mengajakmu, karena kau belum
pernah jalan denganku kan?” senyum Min Ah sama sekali tak pernah pudar.
“Mianhae..
aku ada janji” Ji Ah menolak dengan halus sambil tersenyum tipis. Sangat tipis
“Ah aku
terlambat” Min Ah tertawa. Bermaksud bercanda
“Mianhae” Ji
Ah tersenyum tipis lagi.
Ji Kwang
yang berdiri di belakang Ji Ah, diam diam memperhatikan senyuman Ji Ah. Sudah
lama ia tak melihat senyum dari wajah cantik itu.
Min Ah baru
menyadari keberadaan Ji Kwang, lalu ia bertanya dengan Ji Kwang “Ji Kwang-ssi,
kau mau ikut?”
“Ne? Ahh
mianhae aku juga ada janji. Lain waktu saja ne” Ji Kwang menolak dengan halus.
“Ah geureu.
Kalau begitu aku duluan ya.. annyeong” Min Ah melambaikan tangannya dan keluar
kelas.
Ji Ah
memakai ranselnya dan keluar kelas juga. Ji Kwang segera menyusul Ji Ah
“Ji Ah-ya,
kau ada janji dengan siapa?” Tanya Ji Kwang penasaran
“Tak ada”
jawab Ji Ah dengan cuek
“Lalu kau
sendiri? Kau jadi pergi ke suatu tempat?”
Ji Ah
menatap Ji Kwang dengan kesal “Ya”
“Kalau
begitu, boleh aku ikut denganmu?” Tanya Ji Kwang penuh harap
TBC—

No comments:
Post a Comment