Sunday, August 24, 2014

Scary Girl Chapter 3



SCARY GIRL
CHAPTER 3
                                                                                        
Author : Kim Ni Na
Cast : Krystal f(x) (Ji Ah), Lee Kiseop (Ji Kwang)
Genre : Action, school life
Rating : 15+

****

Ji Kwang terbangun dari tidurnya. Ia melirik jam dinding. Pukul 07.00. Ji Kwang langsung bangkit dan menuju ke kamar mandi. Sekolahnya sebentar lagi akan bel. Tepat pukul 07.15. baru 30 detik, ia sudah keluar dari kamar mandi. Biasanya ia mandi 30 menit. Tetapi, khusus dihari ini ia mandi hanya 30 detik.
Ia langsung memakai baju seragam sekolahnya. Setelah rapi, ya tak terlalu rapi, ia mengambil tas dan langsung melesat ke sekolah. Ia harus menunggu bus datang lagi. Butuh waktu setengah jam ke sekolahnya.
35 menit kemudian, ia sampai tepat di depan gerbang sekolahnya yang sudah ditutup. Tanpa pikir panjang, ia melompat dan memanjati pagar itu. Suara kaki nya yang baru mendarat di tanah membuat satpam sekolah menoleh. Ji Kwang tersenyum aneh kearah satpam lalu berlari ke kelasnya.
Setelah berlari larian naik tangga dari lantai 1 , akhirnya ia tiba di lantai 4. Seperti yang sudah dibilang. Tangga lantai 4 ke kelasnya lumayan jauh. Ji Kwang melewati toilet laki laki dengan terburu terburu. Tetapi, tiba di toilet wanita, ia mengerem langkahnya tiba tiba
“Omo! Kau mengagetkanku” ucap Ji Kwang sambil mngelus dadanya. Ia menatap Ji Ah
“Kau terlambat juga?” Tanya Ji Kwang
Ji Ah hanya menatap datar Ji Kwang. Ia memilih mengabaikan Ji Kwang dan pergi duluan ke kelas. Ji Kwang mengikuti langkah Ji Ah. Mereka sampai di kelas secara bersamaan. Guru Lee berhenti menjelaskan dan sekarang ia menatap tajam kearah Ji Ah dan Ji Kwang.
“Jweisonghamnida, saem” Ji Kwang membungkuk sambil berjalan ke bangkunya
“Park Ji Kwang!!” Guru Lee setengah berteriak
Ji Kwang berhenti dan menoleh kearah guru Lee
“Berdiri di depan! Kim Ji Ah, kau juga!” guru Lee menatap tajam kearah Ji Ah dan Ji Kwang.
Ji Kwang menatap Ji Ah “Saem, hukuman Ji Ah berikan padaku saja” ucap Ji Kwang dengan keras
Semuanya menatap aneh Ji Kwang, bahkan Ji Ah
“Wae? Kenapa begitu?” bahkan Guru Lee juga bingung
“Ahh keugeu.. “
“Gomawo” Ji Ah memutuskan omongan Ji Kwang dan mengucapkan terima kasih lalu duduk di bangkunya.
“Baik, berdiri di sini selama 2 les pelajaran” Guru Lee kembali menjelaskan dan Ji Kwang berdiri di samping papan tulis

****

Ji Ah duduk di bangku kosong sambil membawa nampan berisi makan siangnya. Ia memakan dengan perlahan. Tak lama kemudian, seperti kemarin. Ji Kwang datang dan menaruh nampan nya di hadapan Ji Ah. Ia datang dengan senyum konyolnya dan duduk di hadapan Ji Ah. Setelah menyapa Ji Ah, ia langsung menyantap makan siangnya.
Ji Ah hanya pasrah dan kembali melanjutkan makannya. Namun, tiba tiba ia berhenti makan, ia teringat sesuatu. Ia menatap Ji Kwang yang sedang makan dengan lahap.
“Mengapa kau begitu baik denganku?” Ji Ah bertanya dengan suara pelan. Namun tetap terdengar oleh Ji Kwang
Ia berhenti makan dan menatap Ji Ah. Ia tersenyum “Karena kau….” Senyum Ji Kwang pudar, ia tak tahu harus menjawab apa “Aku hanya meringankan bebanmu saja”Ji Kwang tersenyum kecut lalu melanjutkan makan
“Aku sudah siap. Aku duluan” Ji Kwang meletakkan sumpit dan sendoknya di atas meja dan pergi meninggalkan Ji Ah.
Ji Ah menatap punggung Ji Kwang. Ia agak bingung dengan jawaban Ji Kwang. Dan agak heran juga melihat perubahan sikap Ji Kwang. Ia mengangkat bahu dan memakan makanannya lagi.
Disaat sedang makan, tiba tiba nya matanya menangkap sosok lelaki yang seang datang kearahnya. Dan benar, lelaki itu duduk di hadapannya sekarang. Ji Ah mendongak dan menatap datar lelaki itu.
“Kau…. Apa kau ada hubungan sesuatu dengan Ji Kwang?” pertanyaan yang tak masuk akal menurut Ji Ah. Kevin, menanyakan pertanyaan yang konyol. Ia baru kenal dengan Ji Kwang seminggu yang lalu, mana mungkin sudah memiliki hubungan sesuatu dengan Ji Kwang.
Ji Ah hanya menggeleng dan meninggalkan tempat itu.

****

Ji Ah masuk ke kelas setelah dari kantin. Ia melihat Ji Kwang yang sedang tiduran ambil melihat layar ponselnya. Ia duduk di depan nya. Sebenarnya, ia penasaran dengan apa yang dilihat Ji Kwang, tetapi ia tak mau memperdulikannya. Ji Kwang bangun dan mencolek bahu Ji Ah. Ji Ah tersentak dan menoleh ke belakang.
“Apa kau mempunyai masa lalu?” pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Ji Kwang. Ia sendiri kaget mengapa ia bisa mengeluarkan pertanyaan seperti itu. Ia yakin, Ji Ah pasti merasa tersinggung dengan pertanyaan itu
Sebenarnya, dari kemarin Ji Kwang ingin menanyakan pertanyaan itu. Ia ingin tahu, apakah Ji Ah masih ingat dengan anak kecil yang selalu menemaninya dulu. Ia ingin tahu. Tetapi, ia takut menyinggung perasaan Ji Ah dan ia takut kalau Ji Ah teringat lagi dengan orang tuanya. Ia tak mau melihat Ji Ah menangis lagi.
Ji Ah tampak terkejut memang mendengar pertanyaan itu, tetapi ia memilih untuk tidak menjawab. Ia kembali menatap ke depan dan melihat kedatangan Kevin yang baru masuk kelas. Kevin menatap Ji Ah dan Ji Kwang dengan penuh arti. Ji Ah mengabaikannya, tetapi Ji Kwang balas menatap bingung kearahnya.
“Mwonde?” Ji Kwang bertanya tanpa suara kepada Kevin. Kevin hanya mengangkat bahu.
Ji Kwang menghampiri Kevin “Apa arti dari tatapanmu?” Tanya Ji Kwang
“Dugaanku benar” jawab Kevin dengan singkat. Semakin membuat Ji Kwang tak mengerti
“Maksudmu?”
“Kalian benar benar mempunyai hubungan kan?” Kevin mengarahkan mulutnya kearah Ji Ah. Ji Kwang mengikuti arah mulut Kevin
“Eyh.. maldu andwae! Sudah kubilang, itu tidak seperti yang kau pikirkan!” Ji Kwang memukul pelan kepala Kevin.
Kevin menatap sengit Ji Kwang. Ji Kwang juga menatap tak kalah sengit kearah Kevin.
“Neo chugonde (kau akan mati)” ucap Kevin tanpa suara. Ji Kwang hanya tetawa meremehkan lalu meleletkan lidahnya. Hal itu semakin membuat Kevin geram.

****

Bel pulang sekolah berbunyi. Salah satu teman sekelas Ji Kwang. Lee min ah, cewek ramah yang sangat ceria tiba tiba mendatangi Ji Ah.
“Ji Ah-ssi, apa kau mau ikut denganku?” Tanya Min Ahdengan senyuman manis
“Eoddie?” Ji Ah bertanya singkat sambil merapikan buku bukunya
“Aku ingin menonton, tapi aku tak mempunyai teman. Aku ingin mengajakmu, karena kau belum pernah jalan denganku kan?” senyum Min Ah sama sekali tak pernah pudar.
“Mianhae.. aku ada janji” Ji Ah menolak dengan halus sambil tersenyum tipis. Sangat tipis
“Ah aku terlambat” Min Ah tertawa. Bermaksud bercanda
“Mianhae” Ji Ah tersenyum tipis lagi.
Ji Kwang yang berdiri di belakang Ji Ah, diam diam memperhatikan senyuman Ji Ah. Sudah lama ia tak melihat senyum dari wajah cantik itu.
Min Ah baru menyadari keberadaan Ji Kwang, lalu ia bertanya dengan Ji Kwang “Ji Kwang-ssi, kau mau ikut?”
“Ne? Ahh mianhae aku juga ada janji. Lain waktu saja ne” Ji Kwang menolak dengan halus.
“Ah geureu. Kalau begitu aku duluan ya.. annyeong” Min Ah melambaikan tangannya dan keluar kelas.
Ji Ah memakai ranselnya dan keluar kelas juga. Ji Kwang segera menyusul Ji Ah
“Ji Ah-ya, kau ada janji dengan siapa?” Tanya Ji Kwang penasaran
“Tak ada” jawab Ji Ah dengan cuek
“Lalu kau sendiri? Kau jadi pergi ke suatu tempat?”
Ji Ah menatap Ji Kwang dengan kesal “Ya”
“Kalau begitu, boleh aku ikut denganmu?” Tanya Ji Kwang penuh harap

TBC—

No comments:

Post a Comment