SCARY GIRL
CHAPTER 2
Author : Kim
Ni Na
Cast :
Krystal f(x) (Ji Ah), Lee Kiseop (Ji Kwang)
Genre :
Action, school life
Rating : 15+
******
Kim Ji Ah
menyusuri koridor sekolah sambil menunduk. Ia terus menunduk sampai akhirnya
kepalanya membentur sesuatu. Ia mendongak. Ia melihat anak laki laki berdiri
didepannya. Ia merasa pernah bertemu dengan laki laki ini. Ji Ah mengerutkan
keningnya.
“Kau
kenapa?” suara anak laki laki itu terdengar khawatir
Ji Ah hanya diam. Ia sama sekali tak punya niat
untuk menjawab
“Waeyo? Kau
tak ingat padaku? Aku Ji Kwang, si anak baru” ucap anak laki laki itu seolah
tahu maksud dari kerutan di kening Ji Ah
Kerutan di
kening Ji Ah hilang. Mukanya masih datar. Lalu, ia mengangguk dan meninggalkan
Ji Kwang begitu saja
Ji Kwang
melihat punggung Ji Ah . ia tersenyum lemah,”Ji Ah-ya, naya… kiyoaniyo?” ucap
Ji Kwang dengan suara yang sangat pelan.
******
Ji Ah masuk
ke kelas. Pandangan tak suka, orang yang berbisik bisik, itu hal biasa bagi Ji
Ah. Selama 2 tahun ia sekolah disini, itulah sarapan Ji Ah selama ini. Ia
selalu dikucilkan. Banyak teman temannya benci kepadanya karena sikapnya yang
terlalu dingin. Ji Ah duduk dibangkunya. Dan seperti biasa, ia pasti selalu
akan tidur sambil menunggu bel masuk berbunyi. Tak lama kemudian, Kevin masuk
dan duduk di sebelah bangku Ji Kwang. Ia melihat Ji Ah. Ia kadang merasa
kasihan juga kepada Ji Ah. Ia tahu, sifat Ji Ah seperti itu pasti ada sebabnya.
Ia mengerti hal itu. Selama Kevin memperhatikan Ji Ah, Ji Kwang masuk.
Ia melihat Kevin dengan bingung, lalu akhirnya ia tahu bahwa
Kevin sedari tadi melihat Ji Ah. Ji Kwang langsung berdiri tepat didepan Kevin,
menghalangi pandangannya. Kevin tersentak.
“Yak! Mwo
hae??!” Kevin berteriak kesal
“Kau sedang
melihat siapa?” Ji Kwang berkacak pinggang
“Wae wae
wae???” Kevin memajukan wajahnya , lalu tiba tiba ia melihat Ji Ah yang masih
tertidur dan Ji Kwang secara bergantian.
“Hoksii…(Apakah…)”
“Mwoya? Apa
yang kau pikirkan? Tidak! Itu bukan seperti yang kau pikirkan!” Ji Kwang membantah
karena tahu Kevin akan mengucapkan apa.
Ji Kwang
duduk di bangkunya dengan perasaan kesal.
Kevin
terkekeh melihat sikap Ji Kwang yang jadi salah tingkah. Kekehannya berhenti
tepat saat guru Lee masuk.
******
Bel
istirahat berbunyi. Semua nya pada bersorak riang dan langsung bergegas
kekantin. Ji Ah juga pergi menuju ke kantin. Sesampai di kantin, ia mengambil
makanan yang sudah disiapkan kantin sekolah dan mencari tempat yang kosong.
Ia duduk dan
mulai makan. Ia selalu makan sendirian, tak ada yang mau menemaninya. Saat ia
akan menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya, tepat di depannya terletak
piring makan yang masih penuh. Ji Kwang duduk di depan nya. Ia seperti sengaja
ingin makan bersama Ji Ah. Ji Ah tak perduli dan ia terus makan. Ji Kwang tak
memakan makanannya. Ia hanya memandang Ji Ah. Memperhatikan bagaimana Ji Ah
makan.
“Ji Ah-ya…”
Kalimat itu keluar dari mulut Ji Kwang dengan sendirinya. Ji Kwang sama sekali
tak menyangka.
Sekarang, Ji
Ah sudah menatapnya dengan bingung. Karena tak kunjung ada respon, Ji Ah
memutuskan makan sesuap lagi. Lalu, ia pergi meninggalkan Ji Kwang begitu saja
seperti tadi pagi.
Ji Kwang
ingin memanggilnya, tapi niat itu diurungkannya. Ia menghembuskan nafas dan
mulai makan. Karena Ji Kwang makannya terlalu lambat, ia jadi terlambat masuk
kekelas dan dihukum oleh guru Kang. Selama dihukum , Ji Kwang selalu menatap Ji
Ah. Ji Ah merasa risih karena ditatapi terus. Ji Ah balas menatap Ji Kwang
dengan tatapan datar. Ji Kwang terkejut akan tatapan datar itu. Ia segera
membuang muka dan menatap kearah yang lain.
*****
Ji Ah
memakai ranselnya. Kelas sudah sepi karena para siswa sudah pulang semua. Di kelasnya
hanya tinggal dia dengan Ji Kwang. Melihat Ji Ah yang akan pulang, Ji Kwang
juga siap siap akan pulang juga.
Ji Ah
menatap Ji Kwang bingung, lalu ia memilih untuk mengabaikan Ji Kwang. Ji Ah
pergi keluar kelas. Ji Kwang segera menyusul Ji Ah. Tapi sayang, Ji Ah sudah
keburu keluar kelas saat Ji Kwang memakai ranselnya. Ji Kwang berlari keluar
kelas sambil memanggil nama Ji Ah. Alhasil, Ji Ah tak ada. Koridor di lantai 4
sepi, tak ada siapapun.
Ji Kwang
melihat kearah tangga yang berada di ujung koridor. Tangga nya cukup jauh dari
kelas. Tapi, mengapa Ji Ah bisa berjalan begitu cepat? Ji Kwang merasa takut. Ia
mulai merinding. Ia langsung berlari sekencang mungkin kearah tangga.
Ji Kwang
masuk ke flatnya. Ia meletakkan ranselnya di lantai dan langsung berjalan
menuju kulkas. Ia membuka kulkas dan mengambil sekaleng soda. ia meminum
minuman soda itu lalu mendesah.
Ia merogoh
saku jas sekolahnya lalu mengambil ponselnya. Ia melihat wallpaper ponselnya. Fotonya
saat kecil dengan gadis kecil yang cantik. Ia tersenyum melihat senyum gadis
kecil itu difoto. Ia membuka galeri dan melihat foto yang lain. Kedua sudut
bibirnya tertarik membentuk sebuah senyuman ketika melihat gigi ompong si gadis
kecil. Ia sungguh merindukan gadis kecil ini.
Ia mengusap
wajah gadis kecil itu di ponselnya. Senyumannya tak pernah pudar ketika ia
melihat foto si gadis kecil itu.
TBC—

No comments:
Post a Comment