Thursday, July 10, 2014

Love You Like You {BONUS FF} - ONE CHAPTER








[BONUS FF]
LOVE YOU LIKE YOU
(ONE CHAPTER)
                                                                                                

Author : Kim Ni Na
Cast : Xi Luhan & Song Rae Hwa
Rating : 17+
Genre : Comedy, Romantic

-----****------


Annyeong.. kemaren udah baca ff yang versi KaiSun kan? Sekarang versi LuHwa ..
Smoga suka
Sama seperti di versi Kai.. Ini hanya one chapter ::)


-----****-----

Luhan masih sibuk di lokasi syuting. Ia masih syuting. Akhir akhir ini badannya sering merasa sakit karena terlalu kecapekan. Dan selama ini, Rae Hwa yang selalu menjaga nya. Dan karena kebaikan yang Rae Hwa berikan untuknya, diam diam Luhan menaruh hati kepada Rae Hwa.
Luhan menjadi semangat ke lokasi syuting karena Rae Hwa. Selesai syuting, mereka sering menghabiskan waktu bersama.

Besok mereka tidak syuting. Selama 3 hari mereka libur syuting. Jadi, Luhan dan Rae Hwa ada kesempatan untuk ke Korea. Rae Hwa sangat ingin bertemu dengan EXO.
Awalnya Luhan merasa tidak benar menyukai Rae Hwa, karena saat itu Rae Hwa sudah memiliki pacar. Tetapi, dengar dengar kabar di lokasi syuting. Rae Hwa sudah putus dengan pacarnya. Luhan semakin berani menyukai dan mendekati Rae Hwa.

“Besok kita akan ke Korea bersama kan?” Tanya Rae Hwa penuh semangat
“Em” Luhan mengangguk sambil tersenyum.
“Aku tak sabar bertemu dengan Exo”

------****-----

Luhan dan Rae Hwa keluar dari bandara Korea. Luhan memakai tas MCM warna cream dan kacamata hitam kesayangannya. Sedangkan Rae Hwa hanya style biasa.
Luhan mencari cari Sehun dan Suho yang akan menjemput mereka di bandara

“Hyunng” Suara imut Sehun yang sngat dirindukan Luhan akhirnya bisa ia dengar. Luhan tersenyum kearah Sehun
“Itu mereka. Kajja” Luhan mengajak Rae Hwa .
Rae Hwa mengikuti Luhan dari belakang.
“Eyh neomu yeppeo” Suho langsung memuji Rae Hwa ketika ia melihatnya
“Gamsahamnida” Rae Hwa membungkukkan badannya
“Noona sangat sopan” Sehun juga ikut memuji
“Gamsahamnida”
“Ayo cepat antar kami. Kami sudah lelah sekali” Luhan membuka bagasi mobil dan menaruh tas nya dan juga tas Rae Hwa.
“Kau tinggal di apartemen Eun Sun saja untuk sementara. Dia pacarnya Kai” Suho memberi usul
“Ah iyaa.. noona bisa tinggal di tempat Eun Sun noona” Sehun bersorak
“Apakah boleh?” Rae Hwa tampak ragu ragu
“Tentu saja boleh.” Kali ini Luhan yang menjawab
“Geureu..” Rae Hwa mengangguk sambil tersenyum manis

1 jam kemudian,
Mereka berempat akhirnya tiba di gedung apartement. Mereka turun dari mobil. Sehun membantu membawa tas Rae Hwa. Awalnya Rae Hwa menolak, tapi akhirnya ia membiarkan Sehun membawa tasnya.

Mereka pergi ke apartement EXO terlebih dahulu untuk mengenalkan Rae Hwa kepada member lainnya.
Setelah mengenalkan Rae Hwa, Luhan memanggil Kai.
“Ada apa hyung?” Kai menghampiri Luhan
“Emm.. bolehkah Rae Hwa tinggal sementara di apartement Eun Sun?” Luhan bertanya ragu ragu
“Tentu boleh. Aku saja yang bilang kepada Eun Sun” Kai keluar dari apartement.

Luhan menunggu Kai kembali. Akhirnya Kai kembali
“Otte? Boleh?” Luhan bertanya penuh harap
“Boleh hyung” Kai menjawab dengan senyum lebar
“Ah baguslah” Luhan sudah bisa lega. Ia menghampiri Rae Hwa
“Rae Hwa-ya, kajja.” Ajak Luhan
“Ne? Kemana?” Tanya Rae Hwa bingung
“Ke apartement Eun Sun”
“Aku boleh tinggal disana?” Rae Hwa merasa tak percaya
Luhan mengangguk “Kajja”

-----****-----

Keesokan paginya..
Rae Hwa ingin jalan jalan di sekitar gedung apartement. Karena ia hanya akrab dengan Luhan, jadi ia mengajak Luhan untuk jalan jalan bersama.
Luhan dengan senang hati menerima tawaran itu. Setelah semua siap, mereka kluar dari gedung apartement dan berjalan santai sambil mengobrol ngobrol.

Mereka terlalu asik berbicara, Rae Hwa sangat menikmati perjalanannya dengan Luhan. Ia tak henti hentinya tertawa. Namun tiba tiba…
“Song Rae Hwa?” Suara laki laki yang sangat dikenal Rae Hwa memanggilnya dari belakang.
Luhan dan Rae Hwa menoleh ke belakang. Rae Hwa mematung. Ia tak menyangka akan bertemu namja itu di sini
Sedangkan Luhan tampak seperti sedang berpikir, ia berusaha mengingat nama namja itu.
“Eo. Kau kim woo bin kan?” Luhan akhirnya ingat
“Ne. kau Luhan kan?” Woo Bin bertanya kembali
“Ne. annyeong haseo” Luhan dengan sopan menyapa Woo Bin
“Kau kenal dengan Rae Hwa?” Woo Bin bertanya dengan nada dingin kepada Luhan
Belum sempat Luhan menjawab, tangan Luhan sudah ditarik Rae Hwa “Kajja. Kita pulang saja”
Luhan yang tak mengerti hanya bisa mengikuti permintaan Rae Hwa untuk pulang.

Sesampai di gedung apartement, Luhan memberanikan diri bertanya tentang Woo Bin “Kau kenal dengan Woo Bin?”
Rae Hwa hanya diam. Ia seperti tak mau memberi jawaban, namun akhirnya ia menjawab “Dia mantan pacarku”
“Mwo?? Jadi dia orangnya??”

-----****-----


Kim Woo Bin melangkah masuk ke dalam gedung apartement tempat dimna EXO tinggal. Ia mencari nomor kamar EXO setelah mendapatkan informasi.
Ia naik ke lantai 6 dan mulai mencari kamar EXO. Stelah menemukannya, ia mengetuk pintu apartement Exo.
Terbuka! Chanyeol yang membuka pintu. Dia begitu terkejut saat melihat Woo Bin
“Annyeong haseo” sapa Chanyeol
Semua member Exo yang mendengar sapaan Chanyeol itu, menoleh kearah pintu. Mereka penasaran siap tamu mereka. Mereka menghampiri Chanyeol, termasuk Luhan.
Begitu mengetahui siapa tamu itu, semua member EXO menyapa Woo Bin, tapi Luhan hanya mematung saja.
“Aku perlu bicara denganmu, Luhan”  Luhan sudah mempunyai firasat buruk sejak tahu kedatangan Woo Bin. Dan sebentar lagi akan terjadi.
Semua member EXO menoleh kearah Luhan. Bingung apa hubungan antara Woo Bin dengan Luhan
Luhan sekarang sudah berdiri di depan  Woo Bin. Namun tiba tiba Woo Bin langsung meninju rahang Luhan.
Sehun dan Baekhyun langsung menjerit seperti anak cewek. Karena jeritan mereka berdua, EWun Sun dan Rae Hwa keluar dari kamar mereka.
“Apa yang terjadi?” Eun Sun bertanya bingung
Kai hanya mengangkat bahu tak mengerti.
Rae Hwa hanya melihat kearah Luhan. Lalu menatap WOO Bin
“Keumanhae!!” Rae Hwa berdiri di hadapan Woo Bin. Rae Hwa segera menampar pipi Woo Bin “Kayoo(Pergi)”
“Mwo? Kau harus pergi bersama ku” Woo Bin menarik tangan Rae Hwa, namun langsung ditepis oleh Rae Hwa “Kayoo!!”
Mendegar jeritan Rae Hwa akhirnya   Woo Bin pergi.

-----****-----

Setelah menjelaskan semuanya ke member EXO yang lainnya, hari ini mereka berdua kembali ke Cina untuk syuting.
Rae Hwa meminta maaf berkali kali karena kejadian kemarin.

Tak terasa akhirnya mereka tiba di bandara Cina. Mereka langsung menuju ke lokasi syuting.
Mereka mulai melakukan hal yang bias mereka lakukan di lokasi syuting..

Setelah beberapa hari, Rae Hwa sudah seperti biasa dan kabarnya hari ini adalah ulang tahun Rae Hwa
Semua staff film ‘Back To 20’ akan merayakan ulang tahunnya di rumah Rae Hwa. Malam ini, mereka akan memberi kejutan di rumah Rae Hwa.

Malam pun akhirnya tiba..
Rae Hwa pulang ke rumah berniat langsung istirahat, tetapi tiba tiba pintu rumah nya diketuk. Ia membuka pintu dan langsung bertatap muka dengan Luhan.
Staff yang lainnya akhirnya muncul dan membawa kue besar. Ada juga yang membawa kado
“Wah.. bagaimana kalian bisa tahu?” Rae Hwa tak menyangka
“Tentu saja dari Luhan” jawab salah satu staff
Luhan hanya tersenyum malu.
“Terima kasih Luhan” Rae Hwa tersenyum bahagia.
“Luhan ayo cepat katakan”  semua staff menyoraki Luhan
Rae Hwa mengerutkan kening “Apa yang mau kau katakan?’ Tanya Rae Hwa
Luhan tampak malu malu “Em.. aku.. aku menyukaimu, sangat menyukaimu. Aku harap kau bisa menerima ku” Luhan berkata sambil menegakkan badannya. Berusaha terlihat berani.

Dan semenjak itulah mereka mulai berpacaran <3

-END-


Dangers Couple {BONUS FF} - ONE CHAPTER







[BONUS FF]
Dangers Couple
(One Chapter)

Author : Kim Ni Na
Cast : Kim Jong In & Kang Eun Sun
Rating : 17+
Genre : Comedy, Romantic

-----****------


Annyeong.. seperti janji author kemaren. Sekarang bonus ff versi KaiSun udah keluar.
Memang judulnya agak aneh ya -_- tapi udah gak punya pikiran lagi judul yang cocok buat ni ff
One chapter ya ::)
Ditunggu lagi bonus ff selanjutnyaaa..

-----****-----

Kai berpakaian rapi, ia bolak balik merapikan rambutnya yang sudah sangat rapi. Ia merapikan lagi mantelnya.
“Kau mau kemana?”  Suara seperti bisiskan setan menembus pendengaran Kai.
Kai langsung menoleh “Ah hyung, kau mengejutkan ku” Kai mengelus ngelus dada nya.
Baekhyun hanya cengar cengir “Mau bertemu dengan Eun Sun?”
Kai tersenyum. Tetapi Baekhyun tahu arti dari senyuman itu.

Tiba tiba, Suho menerobos masuk ke kamar Kai. Dan berdiri diantara Baek dan Kai.
“Waeyo hyung?” Kai bertanya polos
“Kau mau kemana? Apa kau lupa kalau kita hari ini ada jadwal??” Suho berkacak pinggang
“Ahh aku lupa” Baekhyun menepuk dahinya. Sedangkan Kai hanya terbengong
“Jinjjayo hyung? Jadwal apa?” Lagi lagi Kai bertanya polos
“Ekh” Suho menokok kepala Kai. “Hari ini kita diundang Running Man. Baekhyun, cepat ganti baju”
Baekhyun langsung melesat keluar dari kamar Kai setelah disuruh oleh sang leader.
“Hyung, aku sudah ada janji dengan Eun Sun. Aku akan menyusul nanti”
“Andwae!” Suho menegaskan kata ‘Andwae’ sambil menatap lurus kearah Kai “Cepat hubungi dia” Suho keluar dari kamar.

Kai mengambil ponselnya lalu mencari kontak kekasihnya. Ia mulai menelepon, tetapi tak diangkat. Berulang ulang kali Kai mencoba tetap tak diangkat.
Ia takut Eun Sun menunggu semalaman disana. Kai langsung keluar kamar dan mencari Suho.
“Hyung, sampai jam berapa kita disana?” Tanya Kai tergesa gesa
“Sampai malam”
“JINJJAAA??” Kai terlonjak kaget mendengar jawaban Suho
Kai menggigit bibir bawahnya “Bagaimana jika dia menunggu terus. Ah tidak mungkin”  Kai berbicara dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepalanya

“Sudah siap semua? Kajja” Suho memberi komando. Semuanya langsung bergerak. Kecuali Kai. Ia masih khawatir dengan Eun Sun.

Ia terus menggigit bibir bawahnya. Tiba tiba bahu nya terasa berat. Ia menoleh ke samping. Sehun tersenyum manis sambil merangkul bahu Kai.
“Kau khawatir?” Tanya Sehun. Seolah olah dia tahu permasalahannya.
“Diam. Ini urusan orang dewasa” Kai menjawab dengan ketus.
Sehun mengerucutkan bibirnya “Memangnya aku apa? Aku kan juga sudah dewasa”
“Kau masih anak anak”
“Nanti aku bantu hubungi Eun Sun noona”
“Tidak usah! Memangnya dia kenal dengan kau” Kai menatap sengit kearah adiknya itu.
“Tentu saja. Aku kan sudah terkenal. Sudah, tidak usah dipikirkan lagi. Kajja” Sehun menarik tangan Kai agar cepat cepat pergi sebelum ditinggal.

-----****-----

Eun Sun duduk di sebuah bangku taman. Sudah hampir 3 jam ia menunggu disana tetapi Kai tak kunjung datang. Ia lupa membawa ponsel. Poselnya ketinggalan di apartemennya. ia terlalu buru buru tadi sehingga melupakan ponselnya.
Ia ingin menelepon Kai lewat telepon umum, tetapi ia tidak ingat nomor Kai. Ia terus menungggu.

Ia melirik jam tangannya. Pukul 12.00.
“Ah sudah siang. Aku belum membersihkan apartemen. Aku harus pulang. Kim Jong In. kau akan mati!” Eun Sun mengepalkan tangannya lalu segera pergi/

Sesampai di apartemen, ia langsung mencari ponselnya. Berniat untuk menelepon Kai dan membentaknya.
Ketemu! Ia langsung menelepon Kai. Tetapi tak diangkat
“Yak Jong In! Kau benar benar akan mati! Arghh” Eun Sun berteriak frustasi.
Ia membuka cardigannya, lalu bersiap membersihkan kamarnya. Namun tib tiba ponselnya bordering. Dengan malas, ia mengambil ponselnya lalu melihat nama yang tertera

‘KKamjong’
Eun Sun langsung semangat. Ia langsung mengangkatnya “Yak Neo! Darimana saja kau? Aku sudah menunggumu lebih dari 3 jam! Micheo! Datang kau ke apartemen ku. Akan ku bunuh kau!”
“Mianhae. Aku lupa kalau hari ini ada jadwal. Aku sudah berkali kali meneleponmu tapi tak diangkat” Suara Kai terdengar dari seberang sana
“Ponselku ketinggalan. Aku seperti orang bodoh disana menunggu mu!” Emosi Eun Sun tak reda reda juga
“Eun Sun-ah.. jeongmal mianhae.”
Eun Sun mengakhiri sambungan. Ia benar benar kesal dengan Kai.

-----****-----


“Otte? Dia marah?” Sehun yang sedari tadi di samping Kai mengeluarkan pertanyaanya
“Em” Kai mengangguk “Sangat marah”
“Nanti aku akan membantumu lagi”
Kai menoleh kearah Sehun “Urus saja masalahmu. Tak usah membantuku”
“Kau akan rugi jika menolak bantuanku”
Kai menatap sengit Sehun namun ia mulai berpikir.

Hari sudah malam. Akhirnya EXO sudah bisa pulang. Sesampai di gedung apartemen.
Kai dan Sehun terus berada di belakang. Seperti kata Sehun. Ia akan membantu Kai. Meskipun ditolak mentah mentah dengan Kai, ia tetap membantu Kai.

Mereka tiba di lantai 6. Setelah dipastikan bahwa semua member EXO sudah masuk apartemen.
Kai dan Sehun melangkah menuju apartemen Eun Sun. Sehun mengetuk pintu apartemen Eun Sun. Sedangkan Kai bersembunyi.

Tak lama kemudian, pintu terbuka. Eun Sun keluar dengan memakai piyama.
“Eo.. kau Sehun kan?” Eun Sun mengucek ngucek matanya. Tampaknya ia baru bangun tidur.
“Ne. annyeong haseo noona” Sehun tersenyum manis
“Ada apa?” Tanya Eun Sun
“MIan.. noona dengan Kai bertengkar ya?”
Eun Sun mengerutkan keningnya “Ne wae?”
“Apa noona tidak capek bertengkar dengannya setiap hari? Aku saja capek”
Eun Sun semakin tak mangerti “Maksudmu apa?”
Kai keluar dari tempat persembunyiannya. Ia berdiri di hadapan Eun Sun. Eun Sun kaget akan kedatangan Kai tiba tiba.
Sehun membungkukkan badan dan pergi ke apartemennya.

Sekarang hanya Kai dan Eun Sun saja.
“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Eun Sun ketus. Lalu dia menghembuskan nafasnya “Arraseo. Aku sudah memaafkanmu”
“Jinjja?” Wajah Kai langsung berseri seri
Eun Sun mengangguk “Tidurlah. Lusa orang tuaku ingin bertemu dengan kau. Kau ada waktu?”
Kai berusaha mengingat “Nanti aku Tanya sama Suho Hyung. Besok kita akan pergi?”
“Em ne. aku ingin membeli baju yang cantik untuk lusa. Kau juga harus beli kemeja”
“Geureu arraseo. Aku tidur dulu ne” Kai melangkah keapartemennya sambil tersenyum senyum
“Aku harus berterima kasih pada Sehun” ucap Kai pelan.
Saat masuk keapartemen ia langsung berteriak “SEHUN-AHHHH!”

-----****-----

Besoknya, Kai dan Eun Sun pergi ke mall untuk membeli baju dan kemeja unutk pertemuan dengan orang tuanya Eun Sun.

Tak terasa sudah 2 jam mereka di mall. Eun Sun sudah mendapatkan baju yang yang cocok untuknya. Tetapi Kai belum mendapatkan kemeja yang cocok.
Eun Sun sudah berkali kali menawarkan kemeja yang bagus untuk Kai. Tapi Kai selalu menolak dan berkata bahwa itu tak cocok dengannya.
Eun Sun mulai merasa kesal. Akhirnya, ia hanya asal mengambil kemeja dan langsung membayar nya tanpa sepengetahuan Kai.
“Kajja” Eun Sun menarik lengan Kai.
“Mwo?Aku belum mendapatkan kemejaku”
“Igo” Eun Sun mengangkat plastic kemeja yang dibelinya tadi
“Kau membelinya?” Kai kaget melihat tingkah kekasihnya
Ia membuka plastiknya lalu melihat kemeja yang dibeli Eun Sun
“Eyh.. aku tak suka dengan kemeja ini”
“Sudahlah. Ambil saja. Aku capek mengikutimu terus. Kalau kau tak mau terima kemeja ini, tak usah kuperkenalkan pada orang tuaku” Eun Sun mengancam.
“Arraseo arraseo. Akan aku terima” Kai akhirnya mengalah dan menerima kemeja yang dibeli Eun Sun.

-----****-----

Hari yang ditunggu tunggu oleh Kai dan Eun Sun akhirnya tiba. Orang tua Eun Sun sudah menunggu di sebuah restoran besar. Eun Sun menunggu kedatangan Kai. Ia menunggu di depan restoran.
Selang beberapa menit, akhirnya Kai tiba. Tetapi ada yang aneh dengan Kai. Eun Sun mengerutkan kening nya. Namun tiba tiba ia menatap sengit kearah Kai.

“Dimana kemeja yang kubeli kemarin?” Eun Sun berkacak pinggang
“Kau sudah cantik cantik begini, jangan bersikap begitu. Nanti cantikmu bisa hilang” Kai berusaha merayu agar Eun Sun tak marah
“Memang kemeja itu tak cocok buatmu. Tapi itu mahal !”
“Tenang saja. Akan aku ganti uangmu”
“Mengapa kau tak memakai kemeja yang kubelikan?”
“Hyungdeul ku bilang aku lebih cocok memakai kemeja ini. Mian”
“Ah jinjja. Aku tak percaya ini. Aku benci ini”
“Sudahlah jangan marah lagi. Ayo masuk” Kai menarik tangan Eun Sun untuk masuk ke dalam restoran.

Seperti biasa. Tak peduli mereka ada dimana mereka pasti selalu bertengkar. Tetapi cinta mereka sangat kuat. Walaupun selalu bertengkar. Mereka tak pernah berpikiran akan putus.

-END-


Wednesday, July 9, 2014

Tokyo Love Seoul Version 1 - Last Chapter




                               Chapter 15 – Last Chapter
                                     
Author       : Kim Ni Na a.k.a Sherina Luthfiya Zahra
Main Cast : Kang Seung Ho / Kazuto / Model SM (OC)
                     Lee Yoo Ra (OC)
                       EXO                                                
                    Lee Jong Suk
                    Kim Woo Bin 
 Rating       :+18
Genre        : Romance, Family, Comedy

----****----


Cerita ini hanya karangan otak saya saja, cerita ini murni dari otak saya, di luar cerita ini bisa jadi itu PLAGIAT .
 Tokoh dalam cerita ini hanya karangan semata kecuali EXO . . jika ada kesamaan nama tokoh di ff lain, itu hanya sebuah kebetulan atau ketidaksengajaan. PLAGIAT dilarang baca. !

Annyeong ;)
Author balik :D
Udah sampe di chap terakhir ni.. tapi tenang aja, setelah chap 15, author bakal ngasi bonus ff.. tapi setiap ff hanya one chapter oke?
Jadi ditunggu ya bonus ff nya readers ;;)
 Yuk baca chap 15
Di chap 15 ini keseluruhan nya tentang kehidupan Kazuto dan Yoo Ra setelah menikah ;;) 


-----****-----

2 bulan sudah berlalu semenjak Yoo Ra dan Kazuto dan Yoo Ra menikah. Keadaan semakin membaik. Suho sudah tidak menyalahkan dirinya lagi karena keluarnya Kris. Dan hubungan Suho dan Soo Mi juga semakin mesra. Kai dan Eun Sun juga sudah memulai hubungan. Mereka mulai berpacaran dua minggu yang lalu. Tetapi, mereka setiap hari selalu bertengkar. Dan bagaimana Kris? Kris sekarang masih sibuk syuting. Luhan juga sama, ia juga masih sibuk syuting. Dan kabarnya, Luhan memiliki seseorang yang ia sukai. Setelah patah hati mendengar kabar Yoona berpacaran dengan Lee Seung Gi, ia mulai melupakan Yoona. Memang terlalu cepat kabar Yoona berpacaran itu, Luhan sampai tak menyangka. Dan di lokasi syuting Luhan, piñata riasnya sangat cantik dan baik. Dia keturunan Cina-Korea. Ayahnya orang Korea. Ibunya orang Cina. Hampir hampir mirip dengan Kazuto. Tetapi ibu Kazuto orang Jepang.

Kabarnya Luhan dekat dengan piñata riasnya, dan memiliki perasaan untuk yeoja itu. Ia sudah pernah menceritakan ke member EXO lainnya dan ke pengantin baru itu tentang yeoja yang dia sukai. Tetapi ia tidak memberi tahu nama yeoja itu, ia hanya member tahu pekerjaan yeoja itu dan keturunan yeoja itu. Hanya itu saja. Bahkan Sehun yang dekat dengannya juga tidak diberitahu.

Tetapi Sehun pernah memeriksa ponsel Luhan, dan banyak sekali foto yeoja di ponsel Luhan. Di bawah foto yeoja itu selalu ada tulisan ‘Song’ . Sehun yang polos tidak mengerti maksud kata ‘Song’, ia bertanya kepada Chanyeol, dan Chanyeol bilang mungkin saja itu maega yeoja itu.

Dan Sebulan yang lalu Kazuto dan Yoo Ra pindah ke apartemen tempat  Exo tinggal.

Semuanya makin baik baik saja. Tetapi tidak untuk Kazuto dan Yoo Ra. Semenjak menikah, Yoo Ra jadi semakin dekat dengan Lee Jong Suk. Kazuto sering marah karena Yoo Ra selalu menemui Lee Jong Suk.
Dan hari ini mereka bertengkar lagi. Tetapi bukan maslah Yoo Ra, sekarang masalah Kazuto.

“Apa kau bersama yeoja itu lagi tadi?” Yoo Ra berkacak pinggang dihadapan Kazuto

Akhir akhir ini Kazuto sering foto bersama model bernama Im Ha Neul. Dan sering dipasangkan dengan yeoja itu. Hubungan Kazuto dengan Ha Neul menjadi lebih dekat. Yoo Ra curiga dengan kedekatan suaminya dengan Ha Neul.

“Aniyaa.. jinjja aniya” Kazuto mulai frustasi karena istrinya tidak percaya padanya.
“Mengapa aku mencium parfum wanita?” Yoo Ra mengendus ngendus “OMO.. apa kau berpelukan dengan dia?”
Kazuto menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal ”Ah ne.. tapi itu hanya untuk pemotretan saja”
“Aish neo jinjja… apa kau sudah lupa bahwa kau sudah mempunyai istri eoh??”
“Tentu saja tidak. Aku dan Ha Neul hanya rekan kerja”
“Aku tak percaya” Yoo Ra membuang muka
Kazuto makin frustasi melihat  tingkah istrinya “Lalu bagaimana hubunganmu dengan Jong Suk?” Kini Kazuto yang berkacak pinggang
“Mengapa kau malah membahas masalahku?”
“Dwesseo.. aku pergi dulu” Kazuto memakai sepatunya dan keluar dari kamarnya
Yoo Ra yang kebingungan melihat tingkah suaminya mulai berpikiran yang aneh aneh “Bagaimana jika dia menemui yeoja itu? Andwae.. aku harus mengikutinya” Yoo Ra memakai topi, kacamata hitam untuk penyamarannya.

Setelah siap dengan penyamarannya. Yoo Ra langsung keluar dari kamar dan pergi menuju basement. Ia masuk ke mobilnya dan bersiap melajukan mobilnya. Tetapi tiba tiba mobil Kazuto lewat di depan mobil Yoo Ra.
“Eoh itu dia. Kebetulan sekali” Yoo Ra mulai mengikuti mobil Kazuto “Tapi mengapa ia lama sekali keluar dari basement?”

Selang beberapa menit..
Mobil Kazuto menuju basement mall dan mulai memarkirkan mobilnya. Yoo Ra buru buru mencari tempat parkir yang tak jauh Dari mobil Kazuto.
Yoo Ra beruntung. Ia mendapatkan tempat parkir yang tak jauh dari mobil suaminya. Ia langsung keluar dan mengunci mobilnya. Ia masuk ke dalam mall dan mencari cari Kazuto.

Ketemu! Kazuto sedang berjalan santai kearah eskalator. Yoo Ra menutupi wajahnya dari samping dan mengikuti langkah Kazuto.

Kazuto berjalan santai kearah supermarket yang ada di mall itu.
Yoo Ra mengerutkan keningnya “Untuk apa dia ke sini?” Yoo Ra buru buru mengikuti Kazuto lagi sebelum ia kehilangan jejaknya.
Agar tidak ketahuan bahwa dia adalah mata mata Kazuto, Yoo Ra juga mengambil keranjang. Ia kembali mengikuti Kazuto dan mengmbil barang apa saja ketika Kazuto berhenti membeli sesuatu.
Tak lama kemudian, Kazuto pergi kearah kasir dengan keranjangnya. Yoo Ra juga pergi ke kasir. Kasir yang dekat dengan kasir Kazuto. Ia terus memperhatikan Kazuto
“Untuk apa dia membeli itu semua?” Yoo Ra setengah berbisik sambil melihat kearah keranjang Kazuto.

Kazuto masih menunggu antrian,sedangkan Yoo Ra sudah siap membayar. Ia hendak menunggu Kazuto. Tetapi tiba tiba ponselnya berbunyi. Ia langsung melihat kearah Kazuto. Kazuto sangat hapal nada dering ponselnya. Sebelum ketahuan, Yoo Ra langsung berlari sambil membawa belanjaanya.

Karena capek, Yoo Ra berhenti berlari dan duduk disebuah bangku. Ia mengambil ponselnya dan melihat panggilan tak terjawab. Tertera nama Jong Suk di situ. Ia menghubungi Jong Suk kembali.
Langsung diangkat oleh Jong Suk.
“Wae?” Yoo Ra bertanya datar
“Kau dimana?” Suara Jong Suk terdengar
“Aku di mall. Ada apa?”
“Aku sungguh stress melihat Woo Bin”
“Wae? Kenapa dia?”
“Dia baru diputusin oleh pacarnya. Aku pernah bercerita padamu kan tentang pacarnya?”
“Em.. yeoja bermarga Song, penata rias kan?”
“Ne majayo. Katanya, yeoja nya sedang dekat dengan cowok di lokasi syuting.”
“Jinjja?” Yoo Ra melihat ke kanan. Kazuto keluar dari supermarket. Ia berjalan santai lagi. Mata Yoo Ra membulat.
“Aku tutup ya” Yoo Ra langsung mengakhiri sambungan dan menyimpan ponselnya di plastik belanjaanya lalu langsung berlari kearah basement. Ia langsung masuk kemobil dan mencampakan belanjaanya ke kursi belakang.
Ia langsung melajukan mobilnya . ia harus segera pulang sebelum Kazuto sampai di apartemen terlebih dahulu.


-----****-----


Yoo Ra akhirnya tiba di rumah. Ia menaruh belanjaanya di meja dapur dan masuk ke kamar tidur. Ia merebahkan tubuhnya diatas kasur.
“Ahh… aku lelah” Yoo Ra memejamkan matanya. Namun tiba tiba ia membuka matanya dan terduduk di atas ranjang.
“Bermarga Song?.... penata rias?.... lokasi syuting…. Namja?....” Yoo Ra berusaha mengingat tentang mantan pacar Woo Bin. Ia seperti pernah mendengar.
Yoo Ra menggeleng geleng kan kepalanya “Aniyaa.. maldu andwae.. maldu andwae…”

“Aku pulang” suara Kazuto terdengar .
Yoo Ra buru buru menghapus pikiran buruk nya dan keluar kamar
“Wasseo?” Yoo Ra menyambut suaminya.
Kazuto hanya mengangguk.
“Aku ambilkan air dulu ya” Yoo Ra pergi ke dapur.
Tanpa sengaja, kazuto melihat plastic belanjaan di meja dapur. Kazuto tersenyum. Ia sudah menduganya.
“Kau darimana saja?” Yoo Ra kembali dari dapur dan memberikan air ke Kazuto. Kazuto langsung meminumnya
“Dari mall. Kapan kau pergi  berbelanja?” Kazuto pura pura tidak tahu.
“Ne?” Yoo Ra mengerutkan kening
Kazuto melihat kearah meja dapur. Yoo Ra mengikuti arah pandang Kazuto. Ia melihat belanjaan nya terletak disitu.
Yoo Ra mengutuk dalam hati, namun ia tersenyum kearah Kazuto “Tadi saat kau pergi. Aku berbelanja di supermarket seberang sana”
Kazuto tertawa kecil mendengar jawaban yang di karang oleh istrinya.  “Aku mandi dulu” Kazuto meletakkan gelas di meja dapur . tepat disebelah plastic belanjaan istrinya.
Ia masuk ke kamar tidur.
Yoo Ra memukul mukul kepala nya”Pabo pabo” Yoo Ra benar benar merasa bodoh saat ini

Kazuto yang mendengar dari dalam kamar, hanya bisa tertawa 


----****----


“Aku pergi dulu” Kazuto sudah bersiap siap  mau pergi kerja.
“em.. hati hati”
Kazuto mencium bibir Yoo Ra dengan cepat lalu keluar dari rumah.
Lagi lagi  Yoo Ra merasa kesepian. Setiap hari ia selalu merasa kesepian. Di apartemen EXO juga pasti kosong. Pasti jadwal mereka sangat padat.
Yoo Ra melihat keranjang baju. Keranjang itu hampir penuh. Ia menghela nafas. Lalu segera menyuci baju.

Setelah siap menyuci, ia menjemur pakaian lewat pintu belakang.
“Auh.. mengapa panas sekali” Yoo Ra buru buru menjemur . memang tempat untuk menjemur sempit, tapi dari situ bisa melihat pemandangan yang indah dari atas.
Akhirnya Yoo Ra selesai menjemur pakaian. Ia melihat jam dinding . pukul 12.30.

Kazuto masih lama lagi pulang. Ia juga tidak selera makan, jadi ia memutuskan untuk tidak memasak

Yoo Ra memilih untuk mengepel. Sudah lama ia tidak membersihkan rumah. Ia menyapu lalu mengepel.
Walaupun sudah lelah, tapi ia memaksakan diri. Ia harusm membersihkan rumahnya.
Karena sudah lelah, berjalan saja sudah tak karuan.
Karena lantai masih licin, ia terpleset dan lututnya terseret lantai.
“AHHH” Yoo Ra menjerit keras. Ia melihat lututnya.
Lututnya luka, memang tidak mengeluarkan darah, tapi sangat pedih. Kakinya tak bisa diluruskan. Terpaksa ia berjalan pincang ke kamarnya.
“Ah neomu appo” Yoo Ra duduk di atas tempat tidur.
“Kazuto..” ia memanggil nama suaminya “Kazuto, appo” Yoo Ra menangis karena terlalu perih.

“Aku pulang” tiba tiba suara Kazuto terdengar.
“Kazuto” Yoo Ra memanggil kazuto dengan keras ketika ia mendengar suara suaminya.

Mendengar suara Yoo Ra yang tak seperti biasanya, Kazuto langsung masuk ke kamar. Ia melihat istrinya nangis. Kazuto langsung panik.
“Yoo Ra-ya, waeyo? Mengapa kau menangis?” Kazuto mengusap air matab Yoo Ra.
“Appo.” Yoo Ra menjawab dengan suara lirih
“Appo?” Kazuto melihat kearah lutut Yoo Ra “Omo mengapa seperti ini?”
“Terpleset” Yoo Ra menjawab dengan suara lirih lagi
“Tidurlah dulu. Akan aku obati nanti” Kazuto mengusap air mata Yoo Ra lagi dan merebahkan Yoo Ra


-----****-----


Yoo Ra terbangun. Ia tidak melihat Kazuto. Ia bangun dan berusaha duduk karena lututnya masih terasa perih. Ia melihat lututnya. Lututnya sudah diberi plester. Yoo Ra tersenyum. Kazuto memang suami yang baik.
Ia turun dari ranjang dan keluar kamar walaupun masih pincang. Kazuto sedang memask.
“Kau masak apa?”
Kazuto menoleh “Mengapa kau bangun? Kau tidur saja. Akan aku antar nanti ini ke kamar”
Yoo Ra mendengus “hanya lututku yang terluka. Itu tidak parah”
“Tapi aku mengkhawatirkan mu. Ibu juga”
“Kau bilang ke ibumu?”
“Ne. wae? Aku juga bilang ke ibumu”
“Aih dasar..” Yoo Ra berniat ke dapur membantu Kazuto, tapi tiba tiba ia merasa mual.
Kazuto melihat kearah YooRa “Wae?” Kazuto langsung menghamipiri Yoo Ra
“Aku merasa mual”
“Kau hamil??” Kazuto tampak begitu senang
“Ne?” Yoo Ra menoleh kearah Kazuto


-END-

Akhirnya selesai juga..
Maaf ya kalau chap 14 dan 15 rada rada gaje..

Oke dahh ditunggu aja ya bonus ff nya
Jangan khaswatir, nnti ada lanjutan dari cerita Kazuto dan Yoo Ra kok.. ;;)