SCARY GIRL
CHAPTER 6
Author : Kim
Ni Na
Cast :
Krystal f(x) (Ji Ah), Lee Kiseop (Ji Kwang)
Genre :
Action, school life
Rating : 15+
****
Ji Ah masih
berdiam diri di tempat. Ia merasa ia mngenali oang yang bernama Park ji hyun.
Ia menatap Ji Kwang. Ji Kwang tampak gelisah. Kecurigaan Ji Ah semakin kuat
saat Ji Kwang menatapnya dengan tampang cemas.
“Hokshi..
(apakah)..”
“Ji Ah-ya.
Kita sudah terlambat. Ayo kita pergi” Belum selesai Ji Ah bebricara, Ji Kwang
langsung memotong dan menarik tangan Ji Ah.
Dengan raut
wajah bingung, mau tak mau Ji Ah mengikuti langkah Ji Kwang juga.
Di dalam
bus, Ji Kwang hanya berdiri sambil menatap kearah jendela saja. Ia tak
mendapatkan tempat duduk sehingga ia harus berdiri. Ji Kwang sama sekali tak
ada menatap Ji Ah. Sedangkan Ji Ah bolak balik menatap Ji Kwang. Ia merasa ada
yang aneh dengan Ji Kwang.
Saat Ji Ah
sedang mengamati dalam dalam raut wajah Ji Kwang, tiba tiba saja bus berhenti
di sebuah halte. Ji Kwang turun mendahului Ji Ah. Ji Ah akhirnya turun setelah
memberikan jalan untuk seorang nenek. Di luar bus, Ji Kwang berdiri sambil
melihat tanah. Ia menunggu Ji Ah. JiAh berdiri tepat di depan nya.
Ji Kwang
mendongak setelah melihat sepasang sepatu di depan sepatunya. Ia tersenyum
kikuk melihat Ji Ah. Ji Ah hanya menatapnya datar lalu pergi duluan
meninggalkan Ji Kwang.
****
Ji Kwang
tahu bahwa nama ayahnya pasti tidak asing bagi Ji Ah. Ji Ah sangat sayang
kepada ayah Ji Kwang. Begitu juga dengan ayah Ji Kwang. Ji Kwang juga tahu arti
dari tatapan tadi.
Ji Ah pasti
sudah mulai curiga dengannya.
Ji Kwang
melihat rambut ikal Ji Ah dari belakang. Ia yakin, cepat atau lambat Ji Ah
pasti mengetahui dia siapa.
Ji Kwang tak
tahu, setelah Ji Ah tahu bahwa Ji Kwang adalah teman masa kecil nya, apakah Ji
Ah akan semakin menjauhinya atau justru semakin mendekatinya. Ia tak tahu
pasti.
“PARK JI
KWANG!” suara guru Lee membuat seisi kelas tersentak kaget.
Terutama Ji
Kwang yang sedang melamun. Lamunannya langsung buyar setelah mendengar teriakan
yang merdu tadi.
Ia menoleh
kearah guru Lee dengan takut takut.
“Berdiri di
depan!” teriak guru Lee lagi.
Pasti Guru
Lee melihat ia sedari tadi melamun, makanya ia mendapat hukuman seperti ini.
Ji Kwang
bangkit dan berjalan ke depan. Ia berdiri dengan wajah pasrah. Ia sungguh sial
hari ini
****
Ji Ah
terpaku. Saat nama Ji Kwang dipanggil dengan sangat keras seperti tadi. Tiba
tiba saja seperti ada bayangan anak kecil yang terlintas di pikirannya.
Ji Ah
menatap Ji Kwang yang sedang dihukum. Ia tak tahu apa yang terjadi dengan
dirinya hari ini. Nama Park Ji Hyun dan Park Ji Kwang benar benar membuatnya
pusing hari ini.
Ji Ah
berusaha mengingat siapa kedua orang itu. Tapi nihil. Ia sama sekali tak ingat
apa apa. Yang ia dapat hanyalah bayangan anak kecil yang terlintas di
pikirannya tadi. Hanya 1 petunjuk itu.
Ji Ah
memalingkan wajahnya ketika Ji Kwang menoleh kearahnya.Ji Ah berpura pura sibuk
dengan bukunya.
Tiba tiba ia
tersadar. Ia menyadari sesuatu.
Park Ji Hyun
dan Park Ji Kwang. Bukankah kedua nama ini
hampir mirip? Hanya nama belakangnya saja yang berbeda.
“Hokshi….”
Ji Ah mulai berpikiran seperti tadi pagi.
Lalu ia
menggeleng gelengkan kepalanya “Maldu andwae.. maldu andwae”
Ji Ah merasa
ia benar benar kacau hari ini. Ia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi dan
cuci muka.
Setelah cuci
muka, ia menatap dirinya di cermin wastafel kamar mandi.
“Park Ji
Hyun.. Park Ji Kwang…. Maldu andwae” Ia berbicara dengan kembarannya di cermin.
Ia berulang kali menggelengkan kepalanya jika mengingat hal itu.
Ia mencoba
tenang. Setelah tenang, ia kembali ke kelas.
****
Ji Ah sampai
di rumah pukul 6 sore. Ia langsung membanting tubuhnya ke atas tempat tidur.
Nama kedua orang tadi benar benar membuat ia kacau. Bahkan sampai sekarang. Ia
masih belum bisa menghilangkan hal itu di pikirannya.
Ji Ah bangun
dan berjalan menuju dapur. Ia membuka kulkas dan mengambil sekaleng soda. ia
membuka tutup nya dan meminumnya.
Setelah
meminum soda nya sampai habis, ia langsung tertidur di tempat tidurnya.
****
“Ji Ah ya..
ini ahjussi belikan es krim”
“Gamsahamnida ajhussi”
“Appa aku juga mau es krim”
“Gamsahamnida ajhussi”
“Appa aku juga mau es krim”
“Ji
Kwang-ah, andwae.. itu hanya untuk Ji Ah”
“Ji
Kwang-ah, kau mau? Ayo kita makan bersama”
Ji Ah
terbangun dari tidurnya. Mimpi itu.. mimpi itu.. Ji Kwang dan ahjussi. Ia yakin
ahjusi itu pasti Park Ji Hyun. Dan ahjussi itu pasti ayah nya Ji Kwang.
Ia sekarang
ingat semua. Ia ingat siapa teman masa kecilnya, anak kecil yang selalu
menemaninya. Ia ingat siapa ahjussi itu. Ahjussi yang selalu membelikan
kemauannya.
Park Ji
Kwang yang selama ini selalu menjaganya, selalu ada untuknya. Itu adalah Park
Ji Kwang yang selalu menemaninya saat kecil.
Ji Ah
menangis. Air matanya bercucuran. Ia menyesal telah mengacuhkan Ji Kwang. Ia
benar benar tak tahu Ji Kwang adalah teman masa kecilnya. Ia benar benar lupa.
Ia menyesal.
Orang yang
selama ini ia rindukan adalah Park Ji Kwang. Tetapi ia selalu mengira bahwa Ji Kwang
sudah lupa dengannya dan tak akan mencarinya lagi.
Tapi
dugaanya salah besar.
Justru Ji
Kwang masih ada di sampingnya dan selalu menjaganya. Ia mengira Ji Kwang
hanyalah anak yang jail, anak yang suka mencari perhatian.
Tetapi, Ji
Kwang melakukan itu semua karena ia ingin menjaga Ji Ah. Ia masih sayang dengan
Ji Ah.
Ji Ah masih
menangis. Ia benar benar malu berhadapan dengan Ji Kwang sekarang.
Ia tak tahu
harus melakukan apa.
Ia sudah
melakukan kesalahan besar
TBC—
Ditunggu ya
chap terakhir dari SCARY GIRL J

No comments:
Post a Comment