Thursday, July 10, 2014

Dangers Couple {BONUS FF} - ONE CHAPTER







[BONUS FF]
Dangers Couple
(One Chapter)

Author : Kim Ni Na
Cast : Kim Jong In & Kang Eun Sun
Rating : 17+
Genre : Comedy, Romantic

-----****------


Annyeong.. seperti janji author kemaren. Sekarang bonus ff versi KaiSun udah keluar.
Memang judulnya agak aneh ya -_- tapi udah gak punya pikiran lagi judul yang cocok buat ni ff
One chapter ya ::)
Ditunggu lagi bonus ff selanjutnyaaa..

-----****-----

Kai berpakaian rapi, ia bolak balik merapikan rambutnya yang sudah sangat rapi. Ia merapikan lagi mantelnya.
“Kau mau kemana?”  Suara seperti bisiskan setan menembus pendengaran Kai.
Kai langsung menoleh “Ah hyung, kau mengejutkan ku” Kai mengelus ngelus dada nya.
Baekhyun hanya cengar cengir “Mau bertemu dengan Eun Sun?”
Kai tersenyum. Tetapi Baekhyun tahu arti dari senyuman itu.

Tiba tiba, Suho menerobos masuk ke kamar Kai. Dan berdiri diantara Baek dan Kai.
“Waeyo hyung?” Kai bertanya polos
“Kau mau kemana? Apa kau lupa kalau kita hari ini ada jadwal??” Suho berkacak pinggang
“Ahh aku lupa” Baekhyun menepuk dahinya. Sedangkan Kai hanya terbengong
“Jinjjayo hyung? Jadwal apa?” Lagi lagi Kai bertanya polos
“Ekh” Suho menokok kepala Kai. “Hari ini kita diundang Running Man. Baekhyun, cepat ganti baju”
Baekhyun langsung melesat keluar dari kamar Kai setelah disuruh oleh sang leader.
“Hyung, aku sudah ada janji dengan Eun Sun. Aku akan menyusul nanti”
“Andwae!” Suho menegaskan kata ‘Andwae’ sambil menatap lurus kearah Kai “Cepat hubungi dia” Suho keluar dari kamar.

Kai mengambil ponselnya lalu mencari kontak kekasihnya. Ia mulai menelepon, tetapi tak diangkat. Berulang ulang kali Kai mencoba tetap tak diangkat.
Ia takut Eun Sun menunggu semalaman disana. Kai langsung keluar kamar dan mencari Suho.
“Hyung, sampai jam berapa kita disana?” Tanya Kai tergesa gesa
“Sampai malam”
“JINJJAAA??” Kai terlonjak kaget mendengar jawaban Suho
Kai menggigit bibir bawahnya “Bagaimana jika dia menunggu terus. Ah tidak mungkin”  Kai berbicara dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepalanya

“Sudah siap semua? Kajja” Suho memberi komando. Semuanya langsung bergerak. Kecuali Kai. Ia masih khawatir dengan Eun Sun.

Ia terus menggigit bibir bawahnya. Tiba tiba bahu nya terasa berat. Ia menoleh ke samping. Sehun tersenyum manis sambil merangkul bahu Kai.
“Kau khawatir?” Tanya Sehun. Seolah olah dia tahu permasalahannya.
“Diam. Ini urusan orang dewasa” Kai menjawab dengan ketus.
Sehun mengerucutkan bibirnya “Memangnya aku apa? Aku kan juga sudah dewasa”
“Kau masih anak anak”
“Nanti aku bantu hubungi Eun Sun noona”
“Tidak usah! Memangnya dia kenal dengan kau” Kai menatap sengit kearah adiknya itu.
“Tentu saja. Aku kan sudah terkenal. Sudah, tidak usah dipikirkan lagi. Kajja” Sehun menarik tangan Kai agar cepat cepat pergi sebelum ditinggal.

-----****-----

Eun Sun duduk di sebuah bangku taman. Sudah hampir 3 jam ia menunggu disana tetapi Kai tak kunjung datang. Ia lupa membawa ponsel. Poselnya ketinggalan di apartemennya. ia terlalu buru buru tadi sehingga melupakan ponselnya.
Ia ingin menelepon Kai lewat telepon umum, tetapi ia tidak ingat nomor Kai. Ia terus menungggu.

Ia melirik jam tangannya. Pukul 12.00.
“Ah sudah siang. Aku belum membersihkan apartemen. Aku harus pulang. Kim Jong In. kau akan mati!” Eun Sun mengepalkan tangannya lalu segera pergi/

Sesampai di apartemen, ia langsung mencari ponselnya. Berniat untuk menelepon Kai dan membentaknya.
Ketemu! Ia langsung menelepon Kai. Tetapi tak diangkat
“Yak Jong In! Kau benar benar akan mati! Arghh” Eun Sun berteriak frustasi.
Ia membuka cardigannya, lalu bersiap membersihkan kamarnya. Namun tib tiba ponselnya bordering. Dengan malas, ia mengambil ponselnya lalu melihat nama yang tertera

‘KKamjong’
Eun Sun langsung semangat. Ia langsung mengangkatnya “Yak Neo! Darimana saja kau? Aku sudah menunggumu lebih dari 3 jam! Micheo! Datang kau ke apartemen ku. Akan ku bunuh kau!”
“Mianhae. Aku lupa kalau hari ini ada jadwal. Aku sudah berkali kali meneleponmu tapi tak diangkat” Suara Kai terdengar dari seberang sana
“Ponselku ketinggalan. Aku seperti orang bodoh disana menunggu mu!” Emosi Eun Sun tak reda reda juga
“Eun Sun-ah.. jeongmal mianhae.”
Eun Sun mengakhiri sambungan. Ia benar benar kesal dengan Kai.

-----****-----


“Otte? Dia marah?” Sehun yang sedari tadi di samping Kai mengeluarkan pertanyaanya
“Em” Kai mengangguk “Sangat marah”
“Nanti aku akan membantumu lagi”
Kai menoleh kearah Sehun “Urus saja masalahmu. Tak usah membantuku”
“Kau akan rugi jika menolak bantuanku”
Kai menatap sengit Sehun namun ia mulai berpikir.

Hari sudah malam. Akhirnya EXO sudah bisa pulang. Sesampai di gedung apartemen.
Kai dan Sehun terus berada di belakang. Seperti kata Sehun. Ia akan membantu Kai. Meskipun ditolak mentah mentah dengan Kai, ia tetap membantu Kai.

Mereka tiba di lantai 6. Setelah dipastikan bahwa semua member EXO sudah masuk apartemen.
Kai dan Sehun melangkah menuju apartemen Eun Sun. Sehun mengetuk pintu apartemen Eun Sun. Sedangkan Kai bersembunyi.

Tak lama kemudian, pintu terbuka. Eun Sun keluar dengan memakai piyama.
“Eo.. kau Sehun kan?” Eun Sun mengucek ngucek matanya. Tampaknya ia baru bangun tidur.
“Ne. annyeong haseo noona” Sehun tersenyum manis
“Ada apa?” Tanya Eun Sun
“MIan.. noona dengan Kai bertengkar ya?”
Eun Sun mengerutkan keningnya “Ne wae?”
“Apa noona tidak capek bertengkar dengannya setiap hari? Aku saja capek”
Eun Sun semakin tak mangerti “Maksudmu apa?”
Kai keluar dari tempat persembunyiannya. Ia berdiri di hadapan Eun Sun. Eun Sun kaget akan kedatangan Kai tiba tiba.
Sehun membungkukkan badan dan pergi ke apartemennya.

Sekarang hanya Kai dan Eun Sun saja.
“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Eun Sun ketus. Lalu dia menghembuskan nafasnya “Arraseo. Aku sudah memaafkanmu”
“Jinjja?” Wajah Kai langsung berseri seri
Eun Sun mengangguk “Tidurlah. Lusa orang tuaku ingin bertemu dengan kau. Kau ada waktu?”
Kai berusaha mengingat “Nanti aku Tanya sama Suho Hyung. Besok kita akan pergi?”
“Em ne. aku ingin membeli baju yang cantik untuk lusa. Kau juga harus beli kemeja”
“Geureu arraseo. Aku tidur dulu ne” Kai melangkah keapartemennya sambil tersenyum senyum
“Aku harus berterima kasih pada Sehun” ucap Kai pelan.
Saat masuk keapartemen ia langsung berteriak “SEHUN-AHHHH!”

-----****-----

Besoknya, Kai dan Eun Sun pergi ke mall untuk membeli baju dan kemeja unutk pertemuan dengan orang tuanya Eun Sun.

Tak terasa sudah 2 jam mereka di mall. Eun Sun sudah mendapatkan baju yang yang cocok untuknya. Tetapi Kai belum mendapatkan kemeja yang cocok.
Eun Sun sudah berkali kali menawarkan kemeja yang bagus untuk Kai. Tapi Kai selalu menolak dan berkata bahwa itu tak cocok dengannya.
Eun Sun mulai merasa kesal. Akhirnya, ia hanya asal mengambil kemeja dan langsung membayar nya tanpa sepengetahuan Kai.
“Kajja” Eun Sun menarik lengan Kai.
“Mwo?Aku belum mendapatkan kemejaku”
“Igo” Eun Sun mengangkat plastic kemeja yang dibelinya tadi
“Kau membelinya?” Kai kaget melihat tingkah kekasihnya
Ia membuka plastiknya lalu melihat kemeja yang dibeli Eun Sun
“Eyh.. aku tak suka dengan kemeja ini”
“Sudahlah. Ambil saja. Aku capek mengikutimu terus. Kalau kau tak mau terima kemeja ini, tak usah kuperkenalkan pada orang tuaku” Eun Sun mengancam.
“Arraseo arraseo. Akan aku terima” Kai akhirnya mengalah dan menerima kemeja yang dibeli Eun Sun.

-----****-----

Hari yang ditunggu tunggu oleh Kai dan Eun Sun akhirnya tiba. Orang tua Eun Sun sudah menunggu di sebuah restoran besar. Eun Sun menunggu kedatangan Kai. Ia menunggu di depan restoran.
Selang beberapa menit, akhirnya Kai tiba. Tetapi ada yang aneh dengan Kai. Eun Sun mengerutkan kening nya. Namun tiba tiba ia menatap sengit kearah Kai.

“Dimana kemeja yang kubeli kemarin?” Eun Sun berkacak pinggang
“Kau sudah cantik cantik begini, jangan bersikap begitu. Nanti cantikmu bisa hilang” Kai berusaha merayu agar Eun Sun tak marah
“Memang kemeja itu tak cocok buatmu. Tapi itu mahal !”
“Tenang saja. Akan aku ganti uangmu”
“Mengapa kau tak memakai kemeja yang kubelikan?”
“Hyungdeul ku bilang aku lebih cocok memakai kemeja ini. Mian”
“Ah jinjja. Aku tak percaya ini. Aku benci ini”
“Sudahlah jangan marah lagi. Ayo masuk” Kai menarik tangan Eun Sun untuk masuk ke dalam restoran.

Seperti biasa. Tak peduli mereka ada dimana mereka pasti selalu bertengkar. Tetapi cinta mereka sangat kuat. Walaupun selalu bertengkar. Mereka tak pernah berpikiran akan putus.

-END-


1 comment:

  1. Danger sekali itu couple?! -_- #D.O mana D.O? Wakwaw *ditabok D.O*

    ReplyDelete