[BONUS FF]
Dangers Couple
(One Chapter)
Author : Kim Ni Na
Cast : Kim Jong In & Kang Eun
Sun
Rating : 17+
Genre : Comedy, Romantic
-----****------
Annyeong.. seperti janji author
kemaren. Sekarang bonus ff versi KaiSun udah keluar.
Memang judulnya agak aneh ya -_- tapi
udah gak punya pikiran lagi judul yang cocok buat ni ff
One chapter ya ::)
Ditunggu lagi bonus ff selanjutnyaaa..
-----****-----
Kai berpakaian rapi, ia bolak balik
merapikan rambutnya yang sudah sangat rapi. Ia merapikan lagi mantelnya.
“Kau mau kemana?” Suara seperti bisiskan setan menembus
pendengaran Kai.
Kai langsung menoleh “Ah hyung, kau
mengejutkan ku” Kai mengelus ngelus dada nya.
Baekhyun hanya cengar cengir “Mau
bertemu dengan Eun Sun?”
Kai tersenyum. Tetapi Baekhyun tahu
arti dari senyuman itu.
Tiba tiba, Suho menerobos masuk ke
kamar Kai. Dan berdiri diantara Baek dan Kai.
“Waeyo hyung?” Kai bertanya polos
“Kau mau kemana? Apa kau lupa kalau
kita hari ini ada jadwal??” Suho berkacak pinggang
“Ahh aku lupa” Baekhyun menepuk
dahinya. Sedangkan Kai hanya terbengong
“Jinjjayo hyung? Jadwal apa?” Lagi lagi
Kai bertanya polos
“Ekh” Suho menokok kepala Kai. “Hari
ini kita diundang Running Man. Baekhyun, cepat ganti baju”
Baekhyun langsung melesat keluar dari
kamar Kai setelah disuruh oleh sang leader.
“Hyung, aku sudah ada janji dengan Eun
Sun. Aku akan menyusul nanti”
“Andwae!” Suho menegaskan kata ‘Andwae’
sambil menatap lurus kearah Kai “Cepat hubungi dia” Suho keluar dari kamar.
Kai mengambil ponselnya lalu mencari
kontak kekasihnya. Ia mulai menelepon, tetapi tak diangkat. Berulang ulang kali
Kai mencoba tetap tak diangkat.
Ia takut Eun Sun menunggu semalaman
disana. Kai langsung keluar kamar dan mencari Suho.
“Hyung, sampai jam berapa kita disana?”
Tanya Kai tergesa gesa
“Sampai malam”
“JINJJAAA??” Kai terlonjak kaget
mendengar jawaban Suho
Kai menggigit bibir bawahnya “Bagaimana
jika dia menunggu terus. Ah tidak mungkin”
Kai berbicara dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepalanya
“Sudah siap semua? Kajja” Suho memberi
komando. Semuanya langsung bergerak. Kecuali Kai. Ia masih khawatir dengan Eun
Sun.
Ia terus menggigit bibir bawahnya. Tiba
tiba bahu nya terasa berat. Ia menoleh ke samping. Sehun tersenyum manis sambil
merangkul bahu Kai.
“Kau khawatir?” Tanya Sehun. Seolah
olah dia tahu permasalahannya.
“Diam. Ini urusan orang dewasa” Kai
menjawab dengan ketus.
Sehun mengerucutkan bibirnya “Memangnya
aku apa? Aku kan juga sudah dewasa”
“Kau masih anak anak”
“Nanti aku bantu hubungi Eun Sun noona”
“Tidak usah! Memangnya dia kenal dengan
kau” Kai menatap sengit kearah adiknya itu.
“Tentu saja. Aku kan sudah terkenal.
Sudah, tidak usah dipikirkan lagi. Kajja” Sehun menarik tangan Kai agar cepat
cepat pergi sebelum ditinggal.
-----****-----
Eun Sun duduk di sebuah bangku taman.
Sudah hampir 3 jam ia menunggu disana tetapi Kai tak kunjung datang. Ia lupa
membawa ponsel. Poselnya ketinggalan di apartemennya. ia terlalu buru buru tadi
sehingga melupakan ponselnya.
Ia ingin menelepon Kai lewat telepon
umum, tetapi ia tidak ingat nomor Kai. Ia terus menungggu.
Ia melirik jam tangannya. Pukul 12.00.
“Ah sudah siang. Aku belum membersihkan
apartemen. Aku harus pulang. Kim Jong In. kau akan mati!” Eun Sun mengepalkan
tangannya lalu segera pergi/
Sesampai di apartemen, ia langsung
mencari ponselnya. Berniat untuk menelepon Kai dan membentaknya.
Ketemu! Ia langsung menelepon Kai.
Tetapi tak diangkat
“Yak Jong In! Kau benar benar akan
mati! Arghh” Eun Sun berteriak frustasi.
Ia membuka cardigannya, lalu bersiap
membersihkan kamarnya. Namun tib tiba ponselnya bordering. Dengan malas, ia
mengambil ponselnya lalu melihat nama yang tertera
‘KKamjong’
Eun Sun langsung semangat. Ia langsung
mengangkatnya “Yak Neo! Darimana saja kau? Aku sudah menunggumu lebih dari 3
jam! Micheo! Datang kau ke apartemen ku. Akan ku bunuh kau!”
“Mianhae. Aku lupa kalau hari ini ada
jadwal. Aku sudah berkali kali meneleponmu tapi tak diangkat” Suara Kai
terdengar dari seberang sana
“Ponselku ketinggalan. Aku seperti
orang bodoh disana menunggu mu!” Emosi Eun Sun tak reda reda juga
“Eun Sun-ah.. jeongmal mianhae.”
Eun Sun mengakhiri sambungan. Ia benar
benar kesal dengan Kai.
-----****-----
“Otte? Dia marah?” Sehun yang sedari tadi di samping Kai mengeluarkan pertanyaanya
“Em” Kai mengangguk “Sangat marah”
“Nanti aku akan membantumu lagi”
Kai menoleh kearah Sehun “Urus saja
masalahmu. Tak usah membantuku”
“Kau akan rugi jika menolak bantuanku”
Kai menatap sengit Sehun namun ia mulai
berpikir.
Hari sudah malam. Akhirnya EXO sudah
bisa pulang. Sesampai di gedung apartemen.
Kai dan Sehun terus berada di belakang.
Seperti kata Sehun. Ia akan membantu Kai. Meskipun ditolak mentah mentah dengan
Kai, ia tetap membantu Kai.
Mereka tiba di lantai 6. Setelah
dipastikan bahwa semua member EXO sudah masuk apartemen.
Kai dan Sehun melangkah menuju
apartemen Eun Sun. Sehun mengetuk pintu apartemen Eun Sun. Sedangkan Kai
bersembunyi.
Tak lama kemudian, pintu terbuka. Eun
Sun keluar dengan memakai piyama.
“Eo.. kau Sehun kan?” Eun Sun mengucek
ngucek matanya. Tampaknya ia baru bangun tidur.
“Ne. annyeong haseo noona” Sehun
tersenyum manis
“Ada apa?” Tanya Eun Sun
“MIan.. noona dengan Kai bertengkar
ya?”
Eun Sun mengerutkan keningnya “Ne wae?”
“Apa noona tidak capek bertengkar
dengannya setiap hari? Aku saja capek”
Eun Sun semakin tak mangerti “Maksudmu
apa?”
Kai keluar dari tempat
persembunyiannya. Ia berdiri di hadapan Eun Sun. Eun Sun kaget akan kedatangan
Kai tiba tiba.
Sehun membungkukkan badan dan pergi ke
apartemennya.
Sekarang hanya Kai dan Eun Sun saja.
“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya
Eun Sun ketus. Lalu dia menghembuskan nafasnya “Arraseo. Aku sudah memaafkanmu”
“Jinjja?” Wajah Kai langsung berseri
seri
Eun Sun mengangguk “Tidurlah. Lusa
orang tuaku ingin bertemu dengan kau. Kau ada waktu?”
Kai berusaha mengingat “Nanti aku Tanya
sama Suho Hyung. Besok kita akan pergi?”
“Em ne. aku ingin membeli baju yang
cantik untuk lusa. Kau juga harus beli kemeja”
“Geureu arraseo. Aku tidur dulu ne” Kai
melangkah keapartemennya sambil tersenyum senyum
“Aku harus berterima kasih pada Sehun”
ucap Kai pelan.
Saat masuk keapartemen ia langsung
berteriak “SEHUN-AHHHH!”
-----****-----
Besoknya, Kai dan Eun Sun pergi ke mall
untuk membeli baju dan kemeja unutk pertemuan dengan orang tuanya Eun Sun.
Tak terasa sudah 2 jam mereka di mall.
Eun Sun sudah mendapatkan baju yang yang cocok untuknya. Tetapi Kai belum
mendapatkan kemeja yang cocok.
Eun Sun sudah berkali kali menawarkan
kemeja yang bagus untuk Kai. Tapi Kai selalu menolak dan berkata bahwa itu tak
cocok dengannya.
Eun Sun mulai merasa kesal. Akhirnya,
ia hanya asal mengambil kemeja dan langsung membayar nya tanpa sepengetahuan
Kai.
“Kajja” Eun Sun menarik lengan Kai.
“Mwo?Aku belum mendapatkan kemejaku”
“Igo” Eun Sun mengangkat plastic kemeja
yang dibelinya tadi
“Kau membelinya?” Kai kaget melihat
tingkah kekasihnya
Ia membuka plastiknya lalu melihat
kemeja yang dibeli Eun Sun
“Eyh.. aku tak suka dengan kemeja ini”
“Sudahlah. Ambil saja. Aku capek
mengikutimu terus. Kalau kau tak mau terima kemeja ini, tak usah kuperkenalkan
pada orang tuaku” Eun Sun mengancam.
“Arraseo arraseo. Akan aku terima” Kai
akhirnya mengalah dan menerima kemeja yang dibeli Eun Sun.
-----****-----
Hari yang ditunggu tunggu oleh Kai dan Eun Sun akhirnya tiba. Orang tua
Eun Sun sudah menunggu di sebuah restoran besar. Eun Sun menunggu kedatangan
Kai. Ia menunggu di depan restoran.
Selang beberapa menit, akhirnya Kai tiba. Tetapi ada yang aneh dengan Kai.
Eun Sun mengerutkan kening nya. Namun tiba tiba ia menatap sengit kearah Kai.
“Dimana kemeja yang kubeli kemarin?” Eun Sun berkacak pinggang
“Kau sudah cantik cantik begini, jangan
bersikap begitu. Nanti cantikmu bisa hilang” Kai berusaha merayu agar Eun Sun
tak marah
“Memang kemeja itu tak cocok buatmu.
Tapi itu mahal !”
“Tenang saja. Akan aku ganti uangmu”
“Mengapa kau tak memakai kemeja yang kubelikan?”
“Tenang saja. Akan aku ganti uangmu”
“Mengapa kau tak memakai kemeja yang kubelikan?”
“Hyungdeul ku bilang aku lebih cocok
memakai kemeja ini. Mian”
“Ah jinjja. Aku tak percaya ini. Aku
benci ini”
“Sudahlah jangan marah lagi. Ayo masuk”
Kai menarik tangan Eun Sun untuk masuk ke dalam restoran.
Seperti biasa. Tak peduli mereka ada dimana mereka pasti selalu
bertengkar. Tetapi cinta mereka sangat kuat. Walaupun selalu bertengkar. Mereka
tak pernah berpikiran akan putus.
-END-

Danger sekali itu couple?! -_- #D.O mana D.O? Wakwaw *ditabok D.O*
ReplyDelete