Friday, March 7, 2014

Tokyo Love Seoul Version 1

Chapter 7

Author       : Kim Ni Na a.k.a Sherina Luthfiya Zahra
Main Cast : Kang Seung Ho / Kazuto / Model SM (OC)
                     Lee Yoo Ra (OC)
                     EXO (Luhan, Kris, Suho, Sehun, Chen, Kai, D.O, Baekhyun, Chanyeol,
                     Lay, Tao, Xiumin)
                     Kang Eun Sun ( OC )

----****----


Cerita ini hanya karangan otak saya saja, cerita ini murni dari otak saya, di luar cerita ini bisa jadi itu PLAGIAT .
 Tokoh dalam cerita ini hanya karangan semata kecuali EXO . . jika ada kesamaan nama tokoh di ff lain, itu hanya sebuah kebetulan atau ketidaksengajaan. PLAGIAT dilarang baca. !
LOHA LOHA , nae muncul lagi bawa chap 7 dari cerita TOKYO LOVE SEOUL
Chap 7 nya uda dirilis donk *pakek kacamata kris* .-. 
Siap siap sakit mata baca ff gaje ini.. !! Hati hati Typo ada di sekeliling cerita ini, waspada! Waspada lah !! :D
OKOK silakan dibaca chap 7 semoga suka, EXO JJANG ! Kekeke


----****----

Malam ini EXO akan merayakan malam tahun baru bersama di dorm mereka. Mereka semua tampak gembira, itu terlihat jelas dari wajah mereka yang sedari tadi selalu berseri. Terutama wajah si magnae EXO, Oh Sehun. Mereka sudah berkumpul dari sore tadi dan menyiapkan semuanya. Bahkan D.O sudah memasak makanan yang sangat lezat, melihatnya saja member EXO sudah ngiler. Tetapi, salah satu dari mereka dari tadi sore belum menampakkan batang hidungnya juga

“Hyung, kkamjong eoddie?” Kepala Sehun menyembul diantara dua leader EXO yang sedang bercengkrama.
“Ah sehunni, mwoya!! Mengejutkan saja” Kris mengelus elus dadanya. Sehun hanya bisa terkekeh bodoh.
“Molla sehunni, sebentar lagi dia akan datang” Suho menjawab sambil mencicipi snack yang dibeli Lay di supermarket tadi.
“Itu punyaku kan?”
Suara itu berasal dari belakang dua leader EXO dan magnae EXO. Ketiganya menoleh kearah belakang.

Lay yang sedang menatap bungkusan ditangan Suho sambil melipat tangannya di dada. Suho yang melihat gaya Lay jadi gugup.

“Lay, mian. Hanya mencicipinya sedikit kok” Ucap Suho merasa bersalah
“Tidak apa apa, makan saja” Lay memasang earphone ke telinga kirinya dan duduk di sofa dengan santai.
“Tenang hyung, Lay hyung tidak akan marah. Jangan khawatir” Sehun menenangkan hyung nya.

Mendengar perkataan Sehun, Suho hanya bisa mengangguk sambil tersenyum simpul.


----****----

Kai yang baru pulang dari bar keluar dari lift dan jalan seperti orang mabuk. Sesekali ia terbatuk dan memegang kepalanya.

“Ah kepalaku pusing sekali” erangnya
“Dorm ku dimana?” Penglihatahan Kai yang sedikit kabur membuat kakinya bergerak masuk ke salah satu kamar.

Kai menutup pintu dan duduk di sofa seraya menghembuskan nafasnya dengan keras. Suara hembusan nya yang keras membuat seseorang keluar dari arah dapur.

“AAHHHHHH!! YA nuguweyo??” Seseorang yang baru keluar dari dapur tadi memukul mukul Kai dengan kasar. Hal itu membuat Kai sedikit sadar dari mabuknya dan mencoba menghidupkan lampu.

“Kau siapa?” Tanya Kai kaget ketika melihat seorang yeoja diatas tubuhnya.
“Kau bertanya aku siapa? Huh” dengus yeoja itu “Harusnya aku yang bertanya seperti itu. Ini apartemenku!” Teriak yeoja itu. Yeoja itu langsung bangun dari posisinya.
“Jinjja? Aku salah masuk kamar? Auh.. bodoh sekali aku” Kai menatap yeoja itu “Chamkanman.. aku seperti mengenal kau” Kai menatap lekat lekat wajah yeoja itu.
“Aku Kang Eun Sun ! Model terkenal ! Kau tak tau?” Eun Sun berkata sok.
Kai mendengus “Kau pikir kau saja yang terkenal? Aku juga! Aku dancing machine-nya EXO-K. neo aro?” Kai berkata tak kalah sok dari Eun Sun.

Eun Sun ikutan mendengus “Aku tak mau mendengar omelanmu lagi, sekarang kau keluar!” Tangan kiri Eun Sun menunjuk arah pintu
“Tanpa disuruh pun aku akan keluar !” Kai berjalan cepat menuju pintu dan membanting pintu dengan keras lalu masuk ke apartemen sebelahnya

“Eo kkamjong dari mana saja kau?” Sehun orang pertama yang melihat kedatangan Kai langsung menyambutnya
“Jangan bicara padaku” Kai berkata ketus dan masuk ke kamarnya.
“Ya Sehun, dia kenapa?” Tao mendekat kearah Sehun dan berbisik di telinga Sehun. Sehun memutar kepalanya kearah Tao dan seketika ia menjauhkan wajahnya yang hampir bersentuhan dengan wajah Tao
“Lain kali jangan menaruh wajahmu di dekat wajahku. Menggelikan sekali” Sehun berkata seraya mempraktikkan layaknya orang yang sedang geli akan sesuatu.
Chen dan Luhan yang melihat hal itu tak dapat menahan tawanya dan tertawa keras. Suara tawa mereka membuat Kai keluar dari kamar dengan wajah garang


----****----

Kazuto berjalan sendirian di bawah salju yang turun. Ia menatap langit dan membuka mulutnya lalu menelan salju yang masuk kedalam mulutnya. Ia kembali berjalan dan duduk di salah satu bangku yang sudah ditutupi oleh salju.

Ia memandangi orang orang yang lewat. Tiba tiba matanya menangkap sosok yeoja yang ia kenal berjalan diantara puluhan orang orang yang lewat. Kazuto langsung berdiri dan mengejar yeoja itu. Kazuto sudah berada tepat di belakang yeoja itu, kazuto hendak memanggilnya tetapi ia urungkan karena tiba tiba badan yeoja itu menjadi oleng dan akan jatuh kebelakang. Dengan sigap, kazuto menahan punggung yeoja itu dengan kedua telapak tangannya.

Ketika ia tahu siapa yang menolongnya, yeoja itu langsung bangun dan merapikan mantelnya.
“Gamsahamnida” Yeoja itu membungkukkan badannya sejenak
“Lain kali hati hati YooRa-ssi” Kazuto berjalan disamping YooRa “Menghabiskan malam tahun baru sendiri?” Tanya Kazuto
“Emm..” YooRa mengangguk lalu melirik Kazuto “Kau juga?”
“Ya. Kita bisa menghabiskan itu bersama kan?” Tanya Kazuto. Yoo Ra tersenyum lalu mengangguk.
“Kau sudah makan?” Tanya Kazuto. YooRa menggeleng “Nado, kalau begitu ayo kita makan bersama. Aku traktir” Kazuto menarik tangan YooRa ke restoran yang berada tak jauh dari tempat mereka berdiri

Kazuto menarik salah satu kursi agar YooRa bisa duduk.
“Gomawo” Yoo Ra duduk di kursi yang ditarik oleh Kazuto. Kazuto duduk di hadapan YooRa
“Aku yang traktir ne?” YooRa berkata sambil mengambil dompetnya
“Tidak usah, biar aku saja”
“Geunde..”
“Gwenchana YooRa-ssi, biar aku saja yang membayar” Kazuto memotong cepat perkataan YooRa. Yoo Ra hanya bisa pasrah dan mengangguk


----****----

Sejak tadi YooRa tak henti hentinya tertawa riang. Saat makan pun ia tertawa karena lelucon yang diceritakan Kazuto, saat mereka duduk duduk di salah satu bangku YooRa bahkan tak sengaja memeluk Kazuto karena Kazuto menceritakan cerita hantu kepadanya. Dan saat ini, YooRa juga masih tertawa riang saat tangannya dituntun Kazuto saat mereka bermain ice skating. Yoo Ra memang tak pandai bermain ice skating, maka dari itu Kazuto memegang tangannya agar YooRa tak jatuh.

“Kau lelah?” Tanya Kazuto sambil mengelap keringat yang ada di kening YooRa. YooRa menggeleng, ia menggeser tangan Kazuto yang ada dikeningnya
“Jangan seperti ini, fans fansmu akan mengenalimu” YooRa menatap kesekeliling.
“Tidak akan, aku sudah memakai kacamata dan masker” Kazuto menjawab enteng “Ada satu hal lagi yang ingin aku lakukan bersamamu” Ucap Kazuto sambil menatap YooRa
“Apa itu?” YooRa menatap Kazuton bingung
“Mari kita berfoto bersama” Kazuto mengambil kamera polaroit dari mobilnya dan bersiap siap bergaya “YooRa-ssi ayo mendekat” Melihat  YooRa yang tak kunjung bergerak mendekat, Kazuto menariknya dan merangkul bahu Yoo Ra.

Kazuto tersenyum lebar, sedangkan YooRa tersenyum malu malu.

KLIK—
Satu lembar  foto meluncur keluar dengan perlahan dari polaroit, Kazuto mengibas ngibaskan lembaran itu.

Setelah puas berfoto bersama, akhirnya Kazuto mengantarkan YooRa sampai di depan rumahnya karena Kazuto khawatir jika YooRa berjalan sendirian malam malam begini.

Setelah sampai di depan pagar rumah YooRa. Kazuto mengenggam tangan YooRa dan berkata lirih “Bisakah kau berpura pura menjadi pacarku?”

TBC—

Waadduuuhh.. kkamjong parah banget nget nget tuh.. pulang mabuk mabukan eh salah masuk apartemen pula tuh.. etdah -_-

Esehhh.. kazuto dan Yoo ra udah jadi deket ni.. cieee.. suitsuiittt..
Kira kira yoo ra nerima tawaran kazuto kagak yaa??


OK deh ! don’t go anywhere readers.. nantikan next chapnya dari kisah EXO & SeungYoo Couple ^_^