Chapter
2
Author : Kim Ni Na a.k.a Sherina Luthfiya Zahra
Main Cast : Kang Seung
Ho / Kazuto / Model SM (OC)
Lee Yoo Ra (OC)
Yoo Ra’s Family ( Lee
Young Hwa and Lee Yoo Ri)
Park So Hwa / Young Hwa’s
girlfriend
EXO (Luhan, Kris, Suho,
Sehun, Chen, Kai, D.O, Baekhyun, Chanyeol,
Lay, Tao, Xiumin)
----****----
Cerita ini hanya karangan otak saya
saja, cerita ini murni dari otak saya, di luar cerita ini bisa jadi itu PLAGIAT
.
Tokoh dalam cerita ini hanya karangan semata
kecuali EXO .
LOHA LOHA , nae muncul lagi bawa chap
2 dari cerita TOKYO LOVE SEOUL,
Di chap ini pertama kali Kazuto /
Kang Seung Ho jumpa sama cewek imut yang kayak ane yaitu Lee Yoo Ra .OKOK
silakan dibaca chap 2, semoga suka, EXO JJANG ! Kekeke …
----****----
In supermarket--
“Neo nuguweyo?” Tanya
seorang gadis imut di hadapan Kang Seung Ho
“YEEE??!!”
Jantung Seung Ho hampir mencelos keluar
mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir mungil gadis itu. Ia mengira gadis
itu terkejut ketika melihatnya karena gadis itu shock melihat ada model
terkenal dari SM di hadapannya, bahkan Seung Ho berpikir bahwa gadis yang
sekarang ada di hadapannya ini adalah salah satu fans nya. Ternyata pikiran
Seung Ho salah besar -___-
“Neo nugunde?” Tanya
gadis itu lagi, tetapi dengan nada yang agak sedikit ketus
“Kazuto imnida” Seung
Ho memilih memberitahukan nama aslinya ke gadis itu. Seung Ho melepas kacamata
hitamnya dan melihat wajah gadis itu dengan jelas . Seketika Seung Ho terpana
melihat wajah gadis itu “Dia cantik” kata itu yang terlontarkan dari dalam hati
Seung Ho ketika melihat wajah gadis itu
“Kau Kazuto model dari
SM geutchi?” Gadis itu bertanya santai.
“ Dia mengetahuiku? Bukankah tadi dia tidak mengetahuiku ?” Pikir Seung Ho dalam hati
“ Dia mengetahuiku? Bukankah tadi dia tidak mengetahuiku ?” Pikir Seung Ho dalam hati
“Ah ye. Neo majayo (ah
iya, kau benar)” Seung Ho menjawab seraya tersenyum hangat
“Lee Yoo Ra imnida.
Bangapta ^^ (salam kenal)” Gadis itu mengulurkan tangan kanannya ke arah Seung
Ho. Ia tak terkejut sama sekali.
“Eo bangapta do (salam
kenal juga)” Seung Ho membalas uluran tangan itu dan kembali melepasnya “Tangannya mungil dan hangat” Seung Ho
kembali membatin dan tersenyum dalam hati.
“Pakai kembali
kacamatamu Kazuto-ssi, orang orang disini akan mengenalimu” Yoo Ra berkata
seraya mengambil 3 bungkus mie “Aku duluan eo, senang berkenalan denganmu
Kazuto-ssi” Yoo Ra hendak melangkahkan kakinya ke kasir ketika sebuah tangan
menahannya.
Tangan Seung Ho menahan
tangan mungil Yoo Ra “Biar aku saja yang bayar, kau tunggulah di luar sana”
Seung Ho menggerakkan kepala ke arah
pintu mengisyaratkan agar Yoo Ra cepat cepat keluar dan menunggunya di sana
“Ah ye ye” Yoo Ra tak
punya pilihan lain, akhirnya ia menuruti kemauan Seung Ho dan menunggu namja
Jepang itu di luar supermarket
Tak berapa lama
kemudian….
KRING—
Suara pintu supermarket
yang bordering menembus pendengaran Yoo Ra, ia cepat cepat menoleh ke arah
pintu dan melihat Seung Ho keluar dengan sekantong plastik kresek. Namja itu
menghampiri Yoo Ra dan segera menariknya menjauh dari supermarket
“Yak! Yak ! Kazuto-ssi
kau mau membawaku kemana?” Yoo Ra terus saja memberontak dari genggaman tangan
Seung Ho yang terus menyeretnya.
Akhirnya Seung Ho
melepaskan genggamannya di pinggir jalan yang terlihat sepi dan aman “Jika kita
tadi disana terus, aku bisa dikejar kejar fans Yoo Ra-ssi” Jawab Seung Ho
“Ah ye algeseumnida (Ah
iya,aku mengerti)” Ucap Yoo Ra pasrah
“Ini belanjaanmu” Seung
Ho mengeluarkan 3 bungkus mie dan memberikannya kepada Yoo Ra
Yoo Ra menerimanya dan mengambil uang yang ada di saku jaketnya “Ini uangmu aku ganti” Yoo Ra memberikan uangnya kepada Seung Ho
Yoo Ra menerimanya dan mengambil uang yang ada di saku jaketnya “Ini uangmu aku ganti” Yoo Ra memberikan uangnya kepada Seung Ho
“Tidak usah Yoo Ra-ssi,
anggap saja itu salam perkenalan dariku” Seung Ho tersenyum hangat “Aku duluan,
hati hati di jalan eo. Sampai bertemu lagi” Seung Ho mengangkat sebelah
tangannya sejenak dan memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jaketnya dan
mulai melangkah menuju apartementnya
Yoo Ra yang hanya
melihat kepergian Seung Ho, menatap bingung punggung namja itu hingga
menghilang karena namja itu sudah berbelok ke arah apartementnya
“Model yang sungguh
ramah dan baik hati” Gumam Yoo Ra pelan. Ia mengangkat kedua bahunya dan
melangkah menuju rumahnya
----****----
AT KAZUTO’S APARTMENT
Kazuto merebahkan badannya ke ranjang sesekali melirik ponselnya yang tergeletak di atas meja riasnya “Babo! Kenapa semalam aku tidak meminta nomor ponselnya ? Aish Babo !” Kazuto merutuki dirinya sendiri. Ia kembali teringat dengan yeoja semalam yang ia temui di supermarket. Lee Yoo Ra, ya ia sedang memikirkan wajah yeoja itu.
“Apa aku tertarik
padanya?” Gumam Kazuto sambil mengelus elus dagunya yang mulus itu
“Tapi, dia memang
sangat cantik, wajahnya imut . Aku tidak pernah menemui yeoja seimut dia”
Kazuto tersenyum sendiri mengingat wajah imut Yoo Ra
“Aish kenapa aku
memikirkannya? Aku baru bertemu dengannya semalam, mana mungkin aku langsung
tertarik padanya” Kazuto bangkit dari posisi tidurnya dan mengambil ponselnya.
Tiba tiba ponselnya bergetar di tangannya . Nama Suho tertera di layar
ponselnya
“Eo Suho-yya” Sapa
Kazuto ketika ia mengangkat telponnya
“Seung Ho Hyung, kau sedang tidak ada jadwal ne?” Suara lembut Suho mulai terdengar
“Ne eobseo. Aku bosan
sekali Suho-yya” Kazuto merengek kecil pada Suho yang sudah ia anggap sebagai
dongsaengnya
“Pergilah jalan jalan hyung”
“Aku harus kemana?”
“Aish hyung kau ini seperti baru menginjakan kaki di SEOUL saja. Kau
sudah 2 tahun lebih disini hyung”
“Arra arra, aku akan
pergi ke taman saja, kalian sibuk?” Yang Kazuto maksud adalah EXO
“Ne hyung, kami lagi di practice room, sedang beristirahat”
“Eo. Sehunnie eoddie?
(Sehunnie dimana)”
“Dia sedang bermain dengan Luhan hyung, Hyung aku tutup eo,
latihannya akan dimulai lagi”
Tut. Sambungan di
putuskan oleh Suho
----***----
“Eomma, aku pergi dulu
eo?” Yoo Ra berteriak dari arah luar rumah. Ia berdiri sesaat di depan rumahnya
menunggu jawaban dari sang eomma
“Eonnie mau kemana? Aku
ikut” Yeoja bertubuh agak sedikit lebih tinggi dari Yoo Ra keluar dari rumah
“Eyh Yoo Ri-yya,
andwae. Eonnie ingin sendiri saja, kau jaga eomma ne? eonnie pergi” Yoo Ra
berlari kecil agar adiknya tidak mengikuti jejaknya
Setelah lelah berlari,
Yoo Ra berjalan seperti biasa. Ia ingin ke Taman Namsan, dan menulis di sana
agar lebih sejuk.
Tinn Tin tInn..
Suara klakson mobil
membuat Yoo Ra terkejut, ia menatap tajam ke arah mobil yang ada di sampingnya.
Tapi tatapan tajamnya perlahan berubah menjadi tatapan terkejut ketika sang
pengemudi keluar dari mobil
“Yoo Ra-ssi, kita
bertemu lagi”
TBC—
LOHA !!
Balik lagi dah, ane
bawain chapter yg ke-2 dari ff gaje ini :D
Gimana? Pasti masih
rada rada aneh ya? Masih kependekan ya? Kekeke
Ok Ok next chap nya di
tunggu lagi ya
Mungkin di chap 3 udah
kagak rada rada aneh lagi, tapi udah emang aneh banget !! :D


